Muscab PPP PALI Diklaim yang Sah Hari Ini

Ketua DPW PPP Sumsel H Agus Sutikno dan Bupati PALI, H Heri Amalindo berfoto bersama dengan Wabup Muararnim Rizal Kennedy, dan Hairul Mursalin

PALI, Sumselupdate.com –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten PALI menggelar Musyawarah Cabang I (Muscab), Senin (26/9/2016) bertempat di Gedung Serba Guna, Kecamatan Talang Ubi, Pendopo, kabupaten PALI.

Tampak hadir dalam Muscab DPC PPP PALI seperti Bupati PALI, H Heri Amalindo, Ketua DPW PPP Sumsel, H Agus Sutikno, Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman yang juga menjabat sebagai ketua DPC PPP Kabupaten Muaraenim, Sekretaris DPW PPP Sumsel, Rizal Kennedy serta rombongan DPW PPP Sumsel.

Bacaan Lainnya

Selain itu, tampak hadir juga ketua-ketua dan tokoh-tokoh partai di Kabupaten PALI, anggota DPRD PALI serta unsur Muspida kabupaten PALI.

Dalam keterangannya, H Nurul Aman mengakui jika sebelumnya di Kabupaten PALI pernah digelar Muscab yaitu pada tanggal 16 Maret 2015 lalu.

Namun, berdasarkan Muktamar Islah di Pondok Gede Jakarta hal tersebut dianggap tidak sah dan di Kabupaten PALI belum terbentuk DPC PPP.

“Memang, sebelumnya kami telah mengantarkan PPP Kabupaten PALI hingga tersusunlah DPC PPP PALI tahun lalu, namun setelah adanya muktamar Islah di Pondok Gede beberapa waktu lalu maka DPC PPP PALI belumlah diakui. Hal inilah yang merujuk pada hari ini digelarnya muscab I di Kabupaten PALI,” beber orang nomor 2 di Kabupaten Muaraenim tersebut.

Dirinya juga menjelaskan, krononologi tersebut karena adanya dualisme kepemimpinan pada saat itu.

“Ada dualisme kepemimpinan, yakni Muktamar Jakarta dan muktamar Surabaya. Maka dilakukanlah Muktamar Islah di Pondok Gede. Dan hasil muktamar inilah yang diakui pemerintah melalui SK Menkumham RI,” tegasnya seraya mengatakan pada waktu itu DPC PALI tidak ada atau belum dianggap dan kemudian DPP mengadakan muswil dan terpilihlah Agus Sutikno sebagai Ketua DPW PPP Sumsel.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno mengatakan, pada dasarnya di PPP tidak ada dualisme kepemimpinan saat ini.

Karena menurutnya dikatakan dualisme jika sama-sama memiliki SK MenkumHAM RI.
“Berdasarkan SK MenkumHAM Nomor : M.MH.06.AH.11 Tahun 2016 jelas mengatakan bahwa Ketua Umum DPP PPP adalah Ronahurmuziy. Soal dualisme itu tidak ada,” tegasnya.

Dirinya juga tidak lupa mengajak kader PPP Kabupaten PALI untuk mendukung program pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati PALI, Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lacony.

“Kabupaten PALI memiliki spirit luar biasa di antara kabupaten/kota yang ada di sumsel, oleh karenanya, Kader PPP Kabupaten PALI wajib mendukung prgram dari pak bupati sesuai dengan aturannya,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Bupati PALI H Heri Amalindo mengucapkan selamat kepada DPC PPP PALI.

“Laksanakan muscab dengan bersih dan bersatu. Dan mari kita utamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi. Karena perbedaan pendapat itu biasa, apalagi dalam musyawarah. Itulah tujuannya musyawarah, untuk menyatukan pendapat-pendapat yang berbeda,” tutupnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.