Mahasiswi Unsri yang Dibegal di Jalan Tanjung Senai Ogan Ilir, Putri Anggota Babinsa Ramil 405-12/Lahat

Penulis: - Sabtu, 3 Februari 2024
Korban begal Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Negeri Indralaya Nazwa Keyzha Safira.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Korban begal mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Inderalaya yang tewas karena ditusuk pelaku, ternyata putri Sertu M Nasir, anggota Babinsa Ramil 405-12/Lahat Kodim 0405/Lahat.

Pasca-kejadian, Sertu M Nasir anggota Babinsa Ramil 405-12/Lahat Kodim 0405/Lahat yang merupakan orang tua dari korban Nazwa Keyzha Safira, bersama keluarga pada pukul 02.30 WIB berangkat menuju ke RS Mahyuzahra untuk melihat dan mengurus jenazah korban yang merupakan anak kandungnya.

Satuan telah berkoordinasi dengan Polres Ogan Ilir untuk proses hukum selanjutnya. Satuan bersama dengan pihak keluarga korban mendatangi RS Mahyuzahra mengurus jenazah korban untuk kemudian dibawa ke Asrama Subdenpom Lahat Desa Sukanegara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat tempat tinggal orang tua korban.

Jenazah korban Nazwa Keyzha Safira diberangkatkan dari RS. Mahyuzahra, Ogan Ilir menuju rumah orang tua Almarhumah dan akan dimakamkan di TPU Desa Sukanegara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Advertisements

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (3/2/2024) pukul 00.30 WIB di Jalan Raya Desa Sakatiga menuju Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir, dua mahasiswa yang berbocengan, Aldo Parestio (19) dan Nazwa Keyzha Safira (18) ditodong dua pria.

Saat itu korban sedang duduk di jembatan pertama yang berada di Jalan Raya Desa Sakatiga seberang arah menuju Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI). Tiba-tiba datang dua orang yang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor Honda PCX warna hitam keungu-unguan, menggunakan baju Hodie warna hitam dan memakai masker.

Kedua pelaku hendak mengambil paksa sepada motor milik korban dengan cara menodongkan senjata api dan pisau kepada kedua korban.

Merespon hal tersebut korban melakukan perlawanan terhadap para pelaku korban dipukul dengan senjata api di bagian kening.

Pada saat pelaku akan membawa lari sepeda motor milik korban, pelaku yang berbadan besar/gemuk terjatuh dan korban Aldo langsung mengejar pelaku dan pada saat yang bersamaan korban Nazwa Keyzha langsung menarik satu pelaku lainnya yang berpostur tubuh tinggi.

Pada saat korban Safira menarik, pelaku menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau mengenai bagian punggung sebelah kiri korban.

Selanjutnya para pelaku langsung  melarikan diri dan berhasil membawa lari satu unit sepeda motor milik korban.

Kemudian korban Aldo Parestio  mencari bantuan sampai menemukan bantuan di simpang gerbang masuk perkantoran Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senai,

Selanjutnya  korban Aldo mengajak orang yang membantunya tersebut untuk menjemput teman korban Safira yang berada di TKP, untuk kemudian membawanya ke rumah sakit terdekat.

Setelah sesampai di Rumah Sakit Mahyuzahra, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh medis terhadap korban Safira dan dari tim medis menyatakan bahwa sudah meninggal dunia dan korban Aldo luka pada bagian kepala.

Dari kejadian ini, telah diamankan satu senjata api diduga rakitan jenis revolver, satu buah sarung senjata tajam jenis pisau, satu pasang sandal warna pink, satu buah helm warna hitam. satu lembar sweeter merk MEOW warna putih garis pink berlumur darah, satu buah jilbab warna krem berlumur darah) dan satu buah jaket warna putih berlumur darah. Saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.