Kuasa Hukum Oknum BPN Kecewa Atas Vonis Hakim, Kasi Pidsus: Perkara PTSL Kemungkinan Berkembang

Suasana sidang putusan dua terdakwa Ahmad Zairil selama 4,6 tahun penjara dan Yoke Norita 4 tahun bui atas kasus dugaan korupsi Gratifikasi PTSL 2019.

Palembang, Sumselupdate.com – Majelis hakim yang diketuai Mangapul Manalu, SH, MH menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa Ahmad Zairil selama 4,6 tahun penjara dan Yoke Norita 4 tahun bui atas kasus dugaan korupsi Gratifikasi PTSL 2019.

Atas vonis tersebut, Jasmadi, SH, MH mengaku kecewa dengan vonis pidana yang dijatuhkan tersebut, karena menurut dia dalam perkara ini, sejak masuk dalam ranah penyidikan terkesan dipaksakan.

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan, sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2018 tentang program PTSL pada poin ke sembilan menyebutkan terkait adanya persoalan yang berhubungan dengan PTSL, seharusnya diselesaikan secara internal terlebih dahulu kepada pihak internal BPN.

“Ketika nanti pihak internal BPN itu menyatakan adanya unsur pidana terhadap permasalahan tersebut, baru bisa diserahkan kepada penegak hukum, namun dalam perkara ini tidak melalui proses itu, jadi kasus ini bisa dikatakan prematur,” jelas Jasmadi.

Untuk itu, dia bersama tim penasihat hukum lain akan berkoordinasi dahulu dengan kedua terdakwa, apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan tersebut.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Palembang Boby Sirait, SH, MH diwawancarai usai sidang menyampaikan apresiasi terhadap vonis pidana yang dijatuhkan kepada para terdakwa, yang menurutnya majelis hakim sependapat dengan tuntutan pidana JPU Kejari Sumsel.

“Namun, tentunya kami akan mempelajari terlebih dahulu poin-poin yang menjadi pertimbangan majelis hakim dalam penjatuhan vonis pidana terhadap para terdakwa, karena secara lengkap vonis pidana belum kami terima,” kata Bobby.

Boby membeberkan bahwa tidak menutup kemungkinan perkara ini berkembang kepada pihak pemberi ataupun pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam perkara ini.

“Sekali lagi, jika putusan ini telah kami dapatkan secara utuh, maka terhadap pihak-pihak lain yang dimaksudkan itu akan kami pelajari terlebih dahulu,” tutupnya. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.