KPw BI Sumsel: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6,2 Persen

Kepala Divisi Advisor Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hari Widodo.

Palembang, sumselupdate.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Optimis pertumbuhan ekonomi di Sumsel akan terus naik 6, 2 persen pada triwuan ke tiga, hal ini didukung dengan sejumlah even yang akan diselenggrarakan selama 2018.

Kepala Divisi Advisor Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hari Widodo, Kamis (28/06/2028) dalam kegiatan Desiminasi Kajian Ekonomi dan Keungan Regional Provinsi Sumsel di Hotel Arsita Palembang, mengatakan selama triwulan 1 mencatat angka pertumbuhan diangka 5,89 persen.

Bacaan Lainnya

“Pertumbuhan itu merupakan angka pertumbuhan yang cukup tinggi dengan perbandingan tahun lalu, di triwulan 1 ini momentumnya masih relative tinggi karena di triwulan 1 secara histori merupakan tahap persiapan untuk triwulan berikutnya,” sampainya.

Dijelaskannya, salah satunya dalam kegiatan desimaninasi yang dilaksanakan dua kali dalam setahun memaparkan kajian ekonomi dan keuangan regional provinsi Sumatera Selatan adalah agenda rutin bank Indonesia, untuk mendesiminasikan hasil kajian yang berisi informasi mengenai perkembangan ekonmomi terkini dan juga prospek ekonomi sumsel kedepan termasuk angka pertumbuhan ekonomi.

“Kalau kita melihat secara umum pertumbuhan dari Base 5,89 maka kita juga melihat di triwulan 2 dan 3 masih ada room untuk tumbuh lebih tinggi lagi,” katanya lagi.

Ditambahkan Hari, secara overall di 2018 pertumbuhan dalam kisaran di angka 5,8 hingga 6,2 persen dan kemungkinan nanti di triwulan 2 dan 3 merupakan priode yang akan menikmati pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Sumsel.

Faktor yang membuat pertumbuhan eknonomi yang tinggi di triwulan 2 nanti didukung oleh kegiatan Pilkada, Kegiatan seperti Pilkada serentak tersebut merupakan even yang ikut membantu pertumbuhan dari sisi konsumsi atau yang disebut lembaga non provid rumah tangga (NTRT)

“Pada saat itu, mereka melakukan belanja kebutuhan pilkada dan kampanyenya, nah mereka itu melakukan spending dan akan terhitung sebagai konsumsi,” urainya.

Sementara di Triwuan 3 akan ada kegiatan Asian Games, itu tentu akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi sumsel, nah di triwulan 2 praktis sarana pendukung asian games akan selesai seperti LRT sudah tahap akhir dan lainnya.

Beberapa kegiatan tadi banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Sumsel karena akan ada sektor investasi yang bermula dari konstruksi dan ini tentu akan mendrive pertumbuhan ekonomi lebih tinggi di triwuan 2

“Selain itu ada perbaikan harga komuditas global yang ikut membantu keinerja ekspor kita, terutama untuk batubara dan migas, kalau untuk karet dan CPO memang ada tren kurang baik meski secara umum masih stabil”, ungkapnya.

Artinya secara umum konsumsi rumah tanga akan semakin meningkat karena dipicuh oleh even yang akan diseenggrakan di sumsel selama tahun 2018 dan tentunnya juga dipicu dengan adanya beberapa even seperti hari raya cairnya gaji 13, dan THR yang jumlahnya lebih besar dari tahun lalu. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.