KPK Telusuri Aliran Dana untuk Revisi Perda Terkait Meikarta

Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Jakarta, sumselupdate.com – KPK menelusuri dugaan aliran dana untuk revisi Peraturan Daerah (Perda) yang berkaitan dengan proyek Meikarta. Menurut KPK, ada indikasi permintaan untuk mengubah Perda demi proyek Meikarta.

“Dalam proses penyidikan ini, kami sedang menggali adanya indikasi permintaan pihak-pihak tertentu untuk mengubah aturan tata ruang Bekasi agar mempermudah perizinan proyek Meikarta,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Bacaan Lainnya

“Apakah ada atau tidak aliran dana untuk revisi Perda tentang tata ruang tersebut, tentu juga menjadi perhatian KPK,” sambung Febri.

KPK memang telah memeriksa anggota DPRD Bekasi terkait kasus dugaan proyek suap Meikarta. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami proses pembahasan aturan soal tata ruang yang juga melibatkan DPRD Bekasi.

Selain itu, KPK juga menemukan dugaan penanggalan mundur terkait izin proyek Meikarta. Atas temuan itu, KPK juga mendalami dugaan pembangunan Meikarta dimulai sebelum proses perizinan tuntas.

Dalam perkara ini sendiri, KPK menetapkan 9 tersangka, termasuk Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin. Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima duit Rp 7 miliar sebagai bagian dari commitment fee tahap pertama senilai Rp 13 miliar. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.