Hilal Terpantau, Besok Hampir Dapat Dipastikan Puasa Ramadhan 1442 H Pertama, Tunggu Sidang Isbat

ILUSTRASI - Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Jakarta, Sumselupdate.com – Kementerian Agama telah melaporkan bahwa terdapat kemunculan hilal untuk menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah. Anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan di 34 provinsi hilalnya 2,6 derajat sampai 3,6 derajat.

“Di 34 ibu kota provinsi ketinggian semuanya 2,6 derajat sampai di Bengkulu 3,6 derajat.  Aceh 2,33 hanya sedikit lebih rendah. Ini cukup signifikan,” ujar Cecep dalam paparannya, seperti dikutip dari Suara.com (jaringan nasional Sumselupdate.com).

Bacaan Lainnya

Kata Cecep, 28 ahli hisab telah menghitung posisi hilal saat ini.  Hasilnya 1 Ramadan jatuh pada 13 April 2021.

“Setidaknya ada 28 hisab, mereka menghitung posisi hilal untuk saat ini semua mengatakan bahwa ijtima terjadi pada 12 April pada pukul 09.31 dengan ketinggian  semuanya di atas 3 derajat. Dan yang menarik adalah hasilnya adalah keputusan awal Ramadhan 1442 Hijriyah jatuh pada hari Selasa Wage 13 April 2021,” ucap dia.

Kendati demikian kata Cecep, hasil keputusan tersebut masih bersifat informatif dan masih menunggu hasil sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil.

Adapun hasil sidang isbat akan diumumkan pada pukul 19.30 WIB.

Isbat diketahui merupakan penggabungan antara konfirmasi hasil rukyat dengan informasi hasil hisab yang tertera dalam Taqwim standar Indonesia.

“Sifatnya masih harus diuji, masih informatif dikonfirmasikan dengan isbat makanya dalam Taqwim standar awal Ramadhan Syawal dan Dzulhijjah menunggu kepastian hasil sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.