Helmy Yahya Santer Disebut Incar Presiden Sriwijaya FC, Benarkah?

Penulis: - Jumat, 3 November 2023
Helmy Yahya

Palembang, Sumselupdate.com – Sriwijaya FC tengah mengalami kekosongan sosok Presiden Klub. Presiden Sriwijaya FC sebelumnya Hendri Zainuddin mengundurkan diri setelah kasus dugaan korupsi di tubuh KONI Sumsel menetapkannya sebagai tersangka.

Kekinian Sriwijaya FC memang tengah mengincar sosok pengganti Presiden. Sejumlah nama muncul yang kemudian ingin mengisi posisi yang cukup bergengsi di klub Sriwijaya FC.

Bacaan Lainnya

Nama artis ibu kota Helmy Yahya yang kini juga menjadi caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Memang ada komunikasi untuk bergabung ke PT SOM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri,” ujar manajer Sriwijaya FC, Hendriansyah.

PT SOM ialah perusahaan yang menaungi klub Sriwijaya FC. Selain Helmy Yahya, ada pengusaha batu bara asal Sumsel yang tinggal di Jakarta, Abraham Busro.

Baca Juga: Tegas! JPU Tetap Pada Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat Sebidang Tanah yang Jerat Dewi Eriani

Abraham pun kerap mengucurkan bonus pada klub Sriwijaya FC saat menang atau imbang.

Selain itu ada, mantan Dirut PT Semen Baturaja, Bakti Setiawan yang punya kiprah sejak awal terbentuknya klub Sriwijaya FC ini.

Menanggapi keinginan Helmy Yahya ini, Komisaris PT SOM, Asfan Fikri mengungkapkan ada perihal yang harus terlebih dahulu diketahui mengenai kondisi perusahaan tersebut.

Sebagai pribadi Komisaris, Asfan mengungkapkan sangat mengapresiasikan keinginan Helmy Yahya untuk bergabung ke perusahaan.

Baca Juga: PT Palembang Menerima Banding Lina Mukherjee dan JPU 

“Apalagi beliau, putra daerah, sekaligus punya jaringan luas, selain di lokal, nasional, dan luar negeri. Tentu kami sangat senang,” ujar Asfan seperti lansir Suara.com –jaringan Sumselupdate.com.

Permasalahannya saat ini, PT SOM tengah dituntut secara perdata oleh PT Digi Sport Asia dengan perkara utang piutang ini bermula atas kerjasama keduanya.

Pada tahun sekitar 2018, PT SOM mendapatkan kucuran dana dari perusahaan tersebut sebanyak Rp2,5 miliar.

Dalam perjanjian disebutkan jika PT SOM tidak mampu memenuhi kewajiban pengembalian atau gagal bayar maka akan dikonversikan dalam bentuk saham perusahaan.

Saat ini, saham terbesar dari PT SOM dimiliki mantan presiden sebelumnya, Hendri Zainudin, yakni 92 persen. Kasus ini masih menunggu keputusan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Vonis kasus ini tentu akan mempengaruhi, bagaimana komposisi saham di PT SOM ini,” ujar Asfan.

Kerena itu, ia berharap agar banyak pihak lebih bersabar menunggu keputusan vonis pengadilan tersebut.

“Karena, siapa pun Presiden Sriwijaya FC sangat ditentukan oleh rapat pemegang saham nantinya,” sambung Asfan menjelaskan. (src)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.