Hakim Tolak Praperadilan Bos Apartemen Rajawali

Penulis: - Kamis, 4 April 2024
Kantor PN Palembang.

Palembang, sumselupdate.com – Permohonan praperadilan yang diajukan bos apartemen rajawali Palembang, ditolak Hakim PN Palembang Kamis (4/4/2024).

Diketahui sebelumnya Noviardus Setiawan Makmur bos Apartemen Rajawali yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polrestabes Palembang.

Bacaan Lainnya

Dalam amar putusannya, hakim tunggal Agus Raharjo SH MH menyatakan bahwa tindakan penetapan tersangka oleh Termohon yakni, Unit Harda Sat Reskrim  Polrestabes Palembang sah menurut hukum.

“Mengadili, menyatakan menolak permohonan Praperadilan Pemohon untuk seluruhnya, dan membebankan biaya perkara kepada Pemohon. Menghukum Pemohon untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 5000,” tegas hakim tunggal saat membacakan Amar Putusan, Rabu (3/4/2024).

Dalam sidang putusan praperadilan itu, dihadiri oleh kuasa hukum Pemohon dan Tim Bidkum Polda Sumsel serta tim Polrestabes Palembang selaku Termohon.

Baca juga : Bayi Meninggal Diduga Usai Imunisasi, PH Resmi Gugat Pj Wako dan Dinkes ke PN Palembang

Untuk diketahui, Polrestabes Palembang beberapa waktu lalu telah menetapkan  Noviardus Setiawan Makmur bos Apartemen Rajawali sebagai tersangka dan saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penetapan DPO tersebut, berdasarkan No DPO/46/IIi/2024/Sat Reskrim pertanggal Rabu 27 Maret 2024 lalu.

Baca juga : Kejari Prabumulih Digugat Ahli Waris di PN Palembang, Terkait Uang Titipan

Setiawan Makmur ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP yang terjadi di kantor Notaris – PPAt Amir Husin SH M Kn di jalan Swadaya Talang Aman Kecamatan Kemuning Palembang pada Sabtu 25 September 2021.  (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.