Gaji Baru Dibayar Separuh, Karyawan PT Mitra Ogan Mogok Kerja

Dengan membentangkan spanduk dan karton karyawan PT Mitra Ogan mogok kerja di halaman pabrik.

Baturaja, Sumselupdate.com – Buntut dibayarnya separuh gaji 1.500 karyawan, membuat suasana PT Mitra Ogan kisruh.

Ratusan karyawan mogok kerja dengan berkumpul di halaman pabrik Mitra Ogan di Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, OKU, Rabu (14/9/2016).

“Kami mendesak pihak manajeman perusahaan untuk segera membayar hak–hak kami, yang pertama pada bulan Juli dan Agustus 2016, gaji kami baru dibayar 60 persen, belum lagi tunjangan pendidikan, yang semestinya itu dibayar pada saat anak masuk sekolah, akan tetapi sampai saat ini itu semua belum dipenuhi oleh pihak perusahaan,” kata Bawafi didampingi Alwi Sirajudin selaku Ketua SPPSPSI saat dibincangi awak media usai melakukan aksi di halaman Pabrik Mitra Ogan.

Menurut dia, pihaknya meminta aparat mengusut tuntas dugaan korupsi yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk membangun kebun yang berlokasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

“Proyek pembangunan kebun di Muba tersebut sangat berdampak kepada keuangan Mitra Ogan yang di sini, yang menelan biaya sebesar Rp1,2 triliun, yang telah diduga terjadi kerugian sebesar Rp140 miliar yang akhirnya semenjak pembangunan itulah hak–hak karyawan yang ada di OKU tidak pernah terpenuhi,” kata Alwi Sirahjudin.

Dikatakan Alwi, berkaitan dengan hak–hak karyawan yang belum diselesaikan oleh pihak manajeman perusahaan, pihaknya akan melaporkan hal ini ke Kementerian BUMN.

”Jika tidak ada penyelesaian maka kami akan melakukan mogok kerja selama belum dipenuhi,” tegas Alwi.

Sementara itu, manajeman PTP Mitra Ogan yang diwakili oleh Edi Froza membenarkan pihaknya baru membayar 65 persen gaji karyawan pada bulan Juli dan Agustus 2016.

”Memang benar pihak perusahaan baru membayar 65 persen gaji karyawan, ini dikarenakan perusahaan saat ini masih mencari solusi untuk melunasinya,” kata Efi Froza saat di konrirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Edi Froza, bukan tanpa alasan pihaknya melakukan pembayaran hanya 65 persen tersebut, karena saat ini keuangan perusahaan sedang sulit, sehingga diharapkan kepada semua karyawan dapat bersabar.

Pantauan di lapangan, aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan di halaman Pabrik PTP Mitra Ogan dikawal ketat oleh anggota Polsek Peninjauan yang di-back-up oleh anggota dari Mapolres OKU dengan menerjunkan sedikitnya 150 personel.

Seperti diketahui PT Mitra Ogan merupakan perusahaan perkebunan dan pengolahan kepala sawit yang berlokasi di Desa Karanag Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU. (yan)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.