Enam Pertanyaan Imam Al Ghazali Kepada Muridnya

Jumat, 26 Februari 2016
Hikmah Islami (Ilustrasi)

Palembang, Sumselupdate.com – Pada suatu hari Imam Al-Ghazali, sosok yang dikenal sebagai ulama, ahli filsafat, sekaligus hujjatul Islam ini berkumpul bersama dengan murid-muridnya. Lalu beliau pun mengajukan beberapa pertanyaan kepada muridnya, yang jawaban-jawabannya berikut ini dapat menjadi inspirasi bagi pembaca dalam menjalani kehidupan.

Pertama, Al- Ghazali bertanya apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia? Muridnya menjawab, “Orang tua, guru, kawan dan sahabat”. Imam Ghazali menilai semua jawaban ini benar, tetapi jawaban yang paling tepat menurutnya ialah “mati”.

Terkait hal ini Alah Swt telah berfirman :
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” [QS Ali ‘Imran : 185]

Kedua, Al- Ghazali bertanya apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia, lalu muridnya menjawab, ”Negara China, bulan, matahari dan bintang”. Mendengar jawaban ini, Imam Ghazali membetulkan semua jawaban tersebut, tetapi yang paling betul ialah “masa lalu”. Walau dengan cara apa pun, kata beliau, kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu, kita mesti menjaga hari ini dan hari mendatang dengan amalan saleh agar tidak menyesal di kemudian hari.

Ketiga, beliau bertanya tentang apakah yang paling besar di dunia ini, lalu muridnya menjawab, ”Gunung, bumi, matahari”. Terhadap jawaban ini, Imam Ghazali menilainya tepat, tetapi yang paling tepat ialah “nafsu’. Untuk itu, ujarnya, kita mesti berhati-hati dengan nafsu kita. Jangan sampai nafsu menyeret kita ke neraka jahanam.

Alah Swt berfirman :
“ Dan Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai ”.[QS AlA’raf : 179]

Keempat, Beliau kembali bertanya dan kali ini tentang apakah yang paling berat di dunia, lalu muridnya menjawab, “Besi, gajah”. Imam Ghazali pun membenarkan semua jawaban ini, tetapi yang paling benar menurutnya ialah “menanggung amanah”. Dijelaskannya, segala tumbuhan, binatang, gunung tidak sanggup memikul amanah, tetapi manusia sanggup memikulnya ketika Allah meminta untuk memikul amanah khalifah di bumi. Manusia itu banyak yang rusak dan binasa karena tidak mampu memikul amanah dengan baik.

Kelima, Al-Ghazali bertanya tentang apakah yang paling ringan di dunia, lalu muridnya pun menjawab, ” Kapas, angin, debu dan awan”. Imam Ghazali tidak menyalahkan jawaban ini, tetapi yang paling benar menurutnya adalah “Meninggalkan Sembahyang” karena manusia sering mempermudah dan meringankan sembahyang disebabkan terlalu mementingkan urusan dunia. Padahal, Allah Swt telah berfirman:

“Maka dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu suatu kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang-orang mukmin “. [QS.An-Nisa : 103]

Keenam, beliau bertanya tentang apakah yang paling tajam di dunia, sontak muridnya pun menjawab, ”Pedang”. Imam Ghazali menilai jawaban itu betul, tetapi menurutnya yang paling betul ialah “Lidah Manusia”. Karena lidah, manusia suka menyakiti dan melukai perasaan orang lain sehingga terjadi perpecahan. (shn)


Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.