Driver Taksi Online di Palembang Babak Belur Dihajar Enam Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Kondisi wajah M Hadyan Nandika babak belur dikeroyok enam pemuda mabuk.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com –Belum terungkap kasus menimpa Rian (34), driver sopir taksi online Go-Car di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi korban perampokan dari dua penumpang pada Jumat (18/9/2020) pukul 04.10 WIB.

Bacaan Lainnya

Peristiwa nahas juga dialami driver taksi online Go-Car lainnya menimpa M Hadyan Nandika (23), warga Jalan Prajurit Yusup Zen, Lr Swadaya No 78, RT 25, RW 05, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumsel.

M Hadyan Nandika menjadi korban pengeroyokan enam pemuda yang tengah mabuk hingga wajahnya babak belur.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di Jalan Umum Komplek Poligon, Lr Palm 6, Kecamatan Sako, Palembang, Jumat (18/9), pukul 23.30 WIB.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan peristiwa pengeroyokan ini ke petugas SPKT Polda Sumsel dengan No LPB/709/IX/2020/SPKT tertanggal 19 September 2020.

Berkas kaporan korban.

Ditemui di kediamannya, Kandar, salah seorang kerabat menuturkan peristiwa ini berawal saat korban baru saja mengantar istrinya di kawasan Kenten Laut.

Saat melintas di tempat kejadian perkara, korban melihat ada enam pemuda tengah nongkrong di pinggir jalan.

Ketika melintas, korban menurunkan kaca mobil merk Toyota Agya. Nah, diduga salah satu pelaku tak senang korban melihat aktivitas mereka.

Sejurus kemudian, satu dari keenam pemuda itu memukul korban dengan kepalan tangan dan dibantu teman pelaku untuk merusak mobil korban. Alhasil body bagian depan mobil korban penyok.

“Dia habis pulang nganter istri. Mungkin gak senang wong itu (enam pemuda) yang sedang mabuk langsung ngeroyok ponakkan kami,” ujar Kandar saat ditemui di rumahnya, Sabtu (19/9/2020).

Diduga tak senang dilihati salah satu dari keenam pemuda itu menonjok korban dan dibantu teman pelaku untuk merusak mobil korban. Alhasil body mobil dan bagian depan mobil.

Tak senang dengan perlakukan keenam pemuda mabuk itu, dinihari tadi korban melapor ke Polda Sumsel untuk meminta keadilan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Suryadi membenarkan adanya laporan pengeroyokan yang menimpa korban.

“Sudah diterima semalam laporannya saat ini masih kita lidik dan periksa korban dan mengambil keterangan saksi-saksi. Kejadiannya di wilayah Kenten Laut,” kata Kombes Pol Suryadi. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.