Dosen Prodi Penmas FKIP Unsri Bina Warga Limbang Jaya II Kelola Sampah dengan Buku Saku 4R

Dosen Prodi Penmas FKIP Unsri saat melakukan PkM dalam bentuk pembinaan kepada ibu-ibu untuk mengelola sampah rumah tangga dengan pedoman buku saku 4R di Desa Limbang Jaya II, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel, Sabtu (27/8/2022).

Inderalaya, Sumselupdate.com – Empat dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk pembinaan kepada ibu-ibu untuk mengelola sampah rumah tangga dengan pedoman buku saku 4R (Reduse, Reuse, Recycle, and Replant).

Pelaksanaan PkM oleh empat dosen Prodi Penmas FKIP Unsri masing-masing Mega Nurrizalia, SPd, MPd, Dr Azizah Husin, MPd, Dra Evy Ratna Kartika Waty, MPd, PhD, dan Yanti Karmila Nengsih, SPd, MPd diikuti 30 peserta dari Desa Limbang Jaya II, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Sabtu (27/8/2022).

Read More

Ketua Tim PkM Mega Nurrizalia, SPd, MPd mengatakan dipilihnya inovasi buku saku 4R ini sebagai pedoman karena lebih praktis digunakan.

Selain itu, penjelasan mengenai teknis pengelolaan sampah dengan prinsip 4R di dalamnya dilengkapi dengan lembar praktik mandiri serta penjelasan yang menarik beserta contoh visual penerapannya.

Tim PkM Dosen Prodi Penmas FKIP Unsri berfoto bersama dengan ibu-ibu Desa Limbang Jaya II, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel, Sabtu (27/8/2022).

Dikatakan Mega, salah satu penerapan 4R yaitu Recycle dengan mendaur ulang sampah organik dari sampah rumah tangga.

“Pentingnya kegiatan ini maka pembinaan kepada ibu-ibu untuk mengelola sampah rumah tangga dengan pedoman buku saku 4R dilaksanakan secara daring dan luring sampai Oktober 2022,” jelasnya.

Adapun tahapan kegiatan pembinaan mengelola sampah rumah tangga dengan pedoman buku saku 4R dimula dengan pembagian lembar pretest untuk mengetahui kemampuan pengetahuan awal peserta mengenai lingkungan bersih dan sehat serta pengelolaan sampah rumah tangga menggunakan prinsip 4R.

Kemudian, penyampaian materi tentang lingkungan bersih dan sehat, pengelolaan sampah dengan prinsip 4R, dan penjelasan mengenai isi buku saku sebagai pedoman ibu-ibu mengelola sampah rumah tangga.

Selanjutnya, pembagian buku saku 4R kepada peserta sebagai pedoman dan bentuk pembinaan oleh tim pengabdian masyarakat.

Langkah berikutnya praktik pembuatan pupuk kompos dengan teknik drum komposter dari sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan sebelumnya.

Teknik ini merupakan salah satu penerapan dari 4R yaitu Recycle dengan mendaur ulang sampah organik dari sampah rumah tangga.

Saat memasuki tahap praktik pembuatan pupuk kompos, tim dosen dan mahasiswa akan melakukan pendampingan terhadap penggunaan buku saku dan penerapan prinsip 4R dalam mengelola sampah rumah tangga dengan mengecek lembar praktik mandiri yang telah dilakukan oleh peserta.

Pengecekan juga dilakukan saat perkembangan pupuk kompos yang dibuat setelah satu bulan dan melakukan packaging pupuk kompos yang padat dan cair. Setelahnya melakukan evaluasi dan postest yang diberikan kepada peserta.

“Kita berharap kegiatan PkM ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam mengelola dan mengolah sampah menjadi bernilai manfaat yang dilakukan mulai dari rumah. Apabila ibu-ibu telah memiliki kesadaran maka diharapkan melalui lembar praktik mandiri yang ada di dalam buku saku 4R, ibu-ibu menjadi kreatif dalam memilah sampah sehingga akan terwujud lingkungan bersih dan sehat serta bernilai manfaat bagi ibu-ibu seperti menghemat pengeluaran uang belanja,” harap Mega.

Para peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Terlebih lagi, ketika dibagikan buku saku 4R.

Seperti diungkapkan Wenda, salah seorang peserta jika buku saku ini ukurannya kecil, namun isinya menarik sehingga mudah dimengerti dan praktis dibawa.

Ia juga sangat antusias ketika melakukan praktik pembuatan kompos dengan teknik komposter dari sampah organik dari rumah. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.