Desa Lubuk Kumbung dan Suka Menang Paling Parah Terdampak Banjir Bandang, Hanyutkan 50 Rumah

Penulis: - Kamis, 18 April 2024
Banjir bandang di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Muratara, Sumselupdate.com – Dua desa di wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan terdampak paling parah dihantam banjir bandang. Kedua desa tersebut yakni Desa Lubuk Kumbung dan Desa Suka Menang.

Untuk Desa Lubuk Kumbung ada 33 rumah masyarakat yang hanyut dihantam banjir. Sedangkan untuk Desa Suka Menang ada 17 rumah hanyut diterjang banjir bandang, Selasa (16/4/2024).

Bacaan Lainnya

Menurut informasi masyarakat Desa Lubuk Kumbung terisolir dan terancam kelaparan. Karena jembatan gantung dari Desa Muara Batang Empu menuju Desa Lubuk Kumbung, yang digunakan masyarakat putus. Tidak itu saja alat komunikasi dan listrik di Desa tersebut putus total.

Menurut informasi didapat disana selain menghanyutkan rumah  ada dua masyarakat dinyatakan hilang terbawa arus banjir bandan.

Kepala Disdik Muratara, Zili melalui Sekretaris Disdik Muratara, Ranti Mawarni, mengatakan berdasarkan pengakuan dari masyarakat akibat banjir bandang ada 33 rumah hanyut terbawa arus banjir bandang. Tidak itu saja bantuan yang datang ke Desa tersebut baru dari Disdik. Itupun untuk ke Lubuk Kumbung harus menyeberang sungai Rupit. Karena jembatan di Desa Suka Menang menuju ke Desa Lubuk Kumbung putus.

Baca juga : Banjir Bandang Landa Muratara, Dua Tewas dan Enam Jembatan Gantung Putus

“Di sana kondisi masyarakat sangat memprihatinkan dan terancam kelaparan. Karena terisolir,” kata Ranti, kepada awak media melalui What shapp, Kamis (18/4/2024).

Bahkan saat ini untuk menyeberang sungai Rupit perahunya tinggal satu saja. Karena satu perahu lainnya sudah rusak.

Karena kondisinya jauh, diharapkan para pihak terkait untuk sama-sama peduli dengan keadaan masyarakat di Desa Lubuk Kumbung.

Sementara itu Kepala Desa Suka Menang, Alfatah mengatakan saat banjir bandang ketinggian air di Desa Suka Menang mencapai lima meter lebih. Menenggelamkan seluruh rumah warga yang berada di Desa Suka Menang.

Baca juga : Terseret Banjir Bandang di Malaysia, Ibu dan Dua Anak Asal Indonesia Meninggal

“Air yang tinggi dan arus yang deras membuat akses jalan di Desa Suka Menang terputus sehingga warga terjebak banjir dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara menaiki pohon-pohonnya yang tinggi,” kata Alfatah, kepada awak media, Rabu (17/4/2024).

Kades menjelaskan luapan sungai Rupit tersebut berdampak kepada delapan desa di sepanjang aliran sungai Rupit. Yakni Desa Muara Batang Empu, Proyek, Sukaraja, Suka Menang, Terusan, Muara Tiku, Tanjung Agung dan Desa Lubuk Kumbung.

Lanjutnya kerugian akibat banjir bandang diperkirakan sekitar milyaran rupiah. Selain menghanyutkan rumah warga, banjir juga menghanyutkan ternak masyarakat.

“Air saat ini sudah surut. Untuk saat ini bagi warga yang rumahnya hilang akibat hanyut dan yang rusak parah terpaksa menumpang dirumah keluarga sampai mereka kembali membangun rumahnya,” kata Alfatah.

Untuk itu warga berharap ada donatur yang baik hati yang bisa membantu meringankan beban masyarakat. Untuk diketahui katanya selain kerugian metaril akibat banjir. Kejadian ini memakan dua orang dikabarkan meninggal dunia. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.