Buron Setahun, Riki Disergap Saat Pulang ke Palembang Karena Kehabisan Uang

Tersangka Riki Ardiansyah saat di Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Hampir setahun buron,  Riki Ardiansyah (25), pelaku pembobol rumah di Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Bacaan Lainnya

Riki diringkus petugas di kediamannya di Jalan Ahmad Yani, Lorong H Umar, Kelurahan 9-10 Ulu saat baru pulang dari tempat pelariannya, Sabtu (27/02) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam aksinya Riki tidak sendirian. Ia beraksi bersama rekannya Mamat yang lebih dulu tertangkap di Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang pada Kamis (23/7/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Penjabat Sementara (PS) Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi didampingi Kanit Pidum, AKP Robert mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, Riki merupakan otak pelaku pencurian.

“Di mana sebelum beraksi, Riki berada di kediaman Mamat (saat ini sedang menjalankan hukuman). Lalu Riki berkata dengan Mamat ‘peh kito nyari duit’ dan ke dua pelaku keluar dari rumah untuk mencari mangsa,” terang Robert.

Sekitar 50 meter dari rumah Mamat, masih kata Robert, kedua pelaku melihat pintu belakang rumah korban terbuka sedikit.

“Mengetahui hal tersebut. Riki bergegas masuk ke dalam rumah korban sedangkan Mamat menunggu di luar. Setelah masuk Riki mengambik satu unit TV LED 24 Inch yang berada di ruang tamu,” jelasnya.

Robert mengatakan, ketika berhasil mengambil TV, Riki langsung membawa hasil curian ke rumah kosong yang sudah ditunggu Mamat.

“Mamat membawa TV tersebut untuk disembunyikan. Namun saat di tengah perjalanan, kedua pelaku dihadang anggota kepolisian. Saat itu Mamat berhasil diringkus sedangkan Riki kabur,” ujarnya

Sementara itu, Riki mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian.

“Rencana hasil dari pencurian akan dibagi dua dan digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari,” ungkapnya. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.