Berusaha Kabur, Satu dari Tiga Begal Meresahkan Warga Palembang Diterjang Peluru

Kamis, 29 April 2021
Salah seorang pelaku begal Anarki Nugraha (23), saat dihadirkan dalam konferensi pers.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Anarki Nugraha (23),  satu dari tiga pelaku begal yang beraksi di deoan SMKN 6 Jalan Mayor Ruslan, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, harus merasakan perihnya terjangan timah panas petugas di bagian kaki kiri saat berusaha kabur ketika disergap.

Bacaan Lainnya

Pelaku disergap tim Reskrim Polsek Ilir Timur II Palembang di kediamannya yang berada di Lorong Kebangkan, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Selasa (27/4/2021).

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah mengatakan, tersangka Anarki Nugraha merupakan pelaku begal yang meresahkan warga.

“Ketika melakukan aksinya mereka bertiga di mana satu tersangka Anarki berhasil kita tangkap, untuk kedua rekannya Caca (DPO) Muharon (DPO) masih dalam pengejaran,” ujar Kompol Yuliansyah kepada awak media, Kamis (29/4/2021).

Kapolsek mengatakan, dalam beraksi tersangka Anarki Nugraha bertugas melihat keadaan sekitar. Sedangkan temannya bertugas mengambil motor korban satu pelaku lagi mengaku sebagai anggota polisi.

Dikatakannya, salah satu temannya juga mengaku sebagai anggota Polisi guna menakuti korban dengan pura-pura akan menembaknya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 365 ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Kapolsek mengimbau kepada dua pelaku yang masih DPO untuk menyerahkan diri. Bila tidak maka kedua akan diberikan tindakan tegas seperti temannya yang sudah tertangkap.

Sementara itu, menurut pengakuan pelaku bahwa dirinya hanya bertugas di atas sepeda motor melihat situasi di lokasi apakah ramai atau tidak.

Sedangkan kedua temannya bertugas menakuti korban sebagai anggota polisi, satunya lagi mengambil motor.

“Kawan aku yang beduo itu ngaku sebagai anggota Polisi kalau saya hanya bertugas duduk di atas motor melihat keadaan, kalau teman satu lagi tugasnya mengambil motor korban, kemudian kami lari dan menjual motor,” ujarnya singkat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.