Begal, Residivis Bajing Loncat Kembali Ditangkap

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Yongki Haris Munandar (25), warga Jalan Jepang, Kelurahan Kenang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, kembali harus berurusan dengan pihak berwajib.

Read More

Yongki (25) sudah empat kali keluar masuk bui, akibat aksi kejahatannya menjadi bajing loncat, di kawasan Jalan lintas timur (Jalintim), Palembang-Indralaya, kembali harus ditangkap aparat.

Namun, kali ini Yongki (25) di bekuk Tim Opsnal Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Pimpinan Kompol Bakhtiar SH, setelah melakukan aksi begal dengan senjata tajam di kawasan yang sama Jalintim.

Aksi terakhir tersangka bersama tiga rekannya yang menjadi DPO Polda Sumsel, membegal pengendara sepeda motor bernama Meza Arianda (23), warga desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, saat melintas di Jalintim Palembang Indralaya.

“Tersangka ini sudah lima kali keluar masuk penjara dan masih tidak kapok,” kata Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan, kepada wartawan saat merilis kasusnya, Kamis (18/11/2021).

Dalam aksi begalnya, bersama rekan-rekannya tersangka bahkan tak segan melukai korban jika aksinya tak berjalan mulus.

“Tak segan-segan melukai korbannya, setelah menodongkan senjata tajam kepada korban, lalu motornya diambil oleh tersangka,” terang Panjaitan.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya STNK yang diduga hasil curian dan sebilah senjata tajam jenis pisau yang sering digunakan tersangka saat beraksi.

“Laporan polisi dari warga di wilayah hukum Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang banyak yang masuk,” tandas Panjaitan.

Tersangka Yongki mengaku, sebelum melancarkan aksinya dia bersama rekannya yang masih DPO menentukan target.

“Biasanya kami tentukan dulu mana yang akan jadi korban. Setelah itu kami kejar, kami pepet, terus cabut paksa kunci motornya sambil diancam dengan pisau,” ungkap tersangka.

Aksi terakhir, tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor dan kemudian dijual seharga Rp2 juta.

“Hasilnya kami bagi-bagi. Aku butuh untuk bayar kontrakan pak, kareno katik gawean sejak keluar masuk penjara,” cetus tersangka Yongki. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.