Bangun Rumah Singgah Anak Putus Sekolah, Polsek Sukarame Palembang Menjadi Pilot Project

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib meninjau anak anak tidak mampu dan putus sekolah yang ditampung rumah singgah yang dibangun Polsek Sukarame, Selasa (26/4/2022).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Membangun rumah singgah bagi anak anak tidak mampu dan putus sekolah, Kepolisian Sektor (Polsek) Sukarame Palembang menjadi pilot project dalam program yang diusung Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Read More

Di mana Polsek Sukarame menyulap kantor polisi Subsektor Sukarame yang berada di Kilometer 7 Palembang sebagai Rumah Singgah Belido Musi yang merupakan singkatan dari belajar peduli dolor menuju masyarakat unggul yang berprestasi.

Ada tiga ruangan yang dibuat menjadi sebuah ruang belajar bagi para pelajar, di mana menjelang berbuka puasa, Kapolrestabes Palembang datang meninjau langsung sekaligus meresmikan tempat tersebut.

“Jadi hari ini kita me-launching rumah singgah pertama, yang bisa dimanfaatkan bagi anak anak yang berada di wilayah Sukarame Palembang,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Selasa (26/4/2022).

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib meninjau anak anak tidak mampu dan putus sekolah yang ditampung rumah singgah yang dibangun Polsek Sukarame, Selasa (26/4/2022).

Sementara untuk tenaga pengajar dijelaskan Mokhamad Ngajib akan memanfaatkan para Bhabinkamtibmas yang ada serta juga membuka ruang bagi tokoh agama ataupun tokoh masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam program rumah singgah tersebut.

“Saat ini jumlah peserta didik yang ada di rumah singgah di Polsek Sukarame ada 35 anak,” ungkapnya.

Selain itu, rumah singgah Belido Musi ini juga mendapat dukungan dari Universitas Terbuka dan Gramedia Palembang, dengan memberikan ratusan buku ilmu pengetahuan.

“Nantinya di rumah singgah ini ada beberapa kegiatan yang nantinya bisa dinikmati anak anak di wilayah Sukarame, mulai ilmu pengetahuan umum, ilmu tentang keagamaan serta juga ruang baca berupa perpustakaan yang ke depannya akan kita konsep e-library,” tuturnya.

Terakhir menurutnya seluruh fasilitas yang disediakan dalam rumah singgah Belido Musi ini dapat digunakan dengan gratis.

“Seluruhnya gratis dari semua kegiatan pembelajaran tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.