Bahas Porprov 2021, KONI Banyuasin Kunjungi OKU

KUNJUNGAN---KONI Kabupaten OKU menerima kunjungan KONI Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/10/2020).

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menerima kunjungan KONI Kabupaten Banyuasin, Kamis (22/10/2020).

Bacaan Lainnya

Rombongan diterima Ketua KONI Kabupaten OKU Eddy Jaya, SE, didampingi Wakil Ketua I H Yacob Alexander. Kunjungan tersebut membahas pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIII yang akan diselenggarakan di OKU Raya tahun 2021.

“Untuk menyukseskan Porprov ini yang perlu disiapkan seperti venue, hotel dan juga rumah makan, karena itu merupakan kunci sukses pelaksanan kegiatan. Masalah atlet tentu sudah kita siapkan sejak awal, bahkan sudah ada pelatih masing-masing,” kata Ketua KONI Banyuasin Hazairin.

Menurutnya, ada beberapa cabang olahraga (cabor) di Banyuasin yang berpotensi mendulang medali, seperti dayung, woodbaal, pencak silat, senam dan juga panahan.

“Atlet kami di cabor ini pernah menjadi juara dunia,” urainya.

Hazairin menambahkan, mereka juga membahas terkait pemindahan atlet antarkabupaten, karena selama ini pemindahan atlet masih tidak karuan, dan itu terus berjalan pada saat menjelang pertandingan.

“Kalau memang konsekuen, harus ada persetujuan dari KONI asal atlet tersebut, jangan asal comot, sebab kita membina atlet ini bukan gampang, dari nol, tidak segambang membalikkan telapak tangan. Makanya kita berharap kedepannya pemindahan atlet harus ada izin dengan kabupaten asal atlet,” terangnya.

Tidak lupa dia berharap Porprov di OKU Raya nanti bisa berjalan dengan sukses, baik sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.

Ketua Umum KONI OKU ONI Eddy Jaya, mengatakan, untuk masalah hotel dan rumah makan cukup untuk menampung para peserta Porprov. Dari 33 cabor yang akan dipertandingkan, ada 13 cabor yang akan dipertandingkan di OKU, termasuk vanue semuanya sudah siap.

“Tapi kita masih terus berbenah diri. Untuk persiapan tahun depan akan dibangun gedung untuk pencak silat di dekat Stadion Kemiling,” terang Eddy.

Selanjutnya, pada awal tahun 2021 mereka mulai mendata hotel, penginapan juga pemilik catering. Bagi pemilik hotel dan penginapan akan didata dan setelah akan dilakukan survei untuk melihat layak dihuni atau tidak. Termasuk juga fasilitas dan izin usaha.

“Begitu juga dengan pemilik catering, kalau memang semuanya layak baru kita masukkan ke daftar kegiatan, begitu juga sebaliknya kalau tidak layak. Selain itu kita juga akan mengenalkan tempat wisata yang ada di Kabupaten OKU,” pungkas dia. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.