Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang Hadiri Rapat Sosialisasi Survei Seismik 2D Lembak  

Suasana rapat sosialisasi survei seismik 2D Lembak 2022 di Aula Kantor Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Kamis (9/6/2022).

Laporan: Syahrial Hadi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Danramil 404-01/Gelumbang Kapten Czi Abdullah diwakili Babinsa Sertu Sutoyo menghadiri rapat sosialisasi survei seismik 2D Lembak 2022 di Aula Kantor Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Kamis (9/6/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam Rapat tersebut turut dihadiri Camat Gelumbang H Restu JK, SSos, MSi, mewakili Danramil 404-01/Gelumbang Sertu Sutoyo, Kapolsek Gelumbang Iptu Rendy Novriady, STK, SIK  beserta Kanit Intel dan Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Gaung Telang, Sazili, Ketua BPD serta perangkat desa.

Suasana rapat sosialisasi survei seismik 2D Lembak 2022 di Aula Kantor Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Kamis (9/6/2022).

Turut hadir Kemenhan Joni Kurnia, Humas PT BGP Indonesia serta rombongan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Danramil 404-01/Gelumbang Kapten Czi Abdullah mengatakan, hasil rapat mengenai informasi penjelasan dari pihak Seismik 2D Lembak, Pasti Barus meminta kerja sama masyarakat Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang.

Kerja sama dari warga ini menurut dia, sangat penting saat mereka melakukan survei seismik guna mencari sumber baru lobang pengeboran minyak yang akan dilaksanakan awal bulan Juni 2022.

Suasana rapat sosialisasi survei seismik 2D Lembak 2022 di Aula Kantor Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Kamis (9/6/2022).

Masih kata Abdullah, Menurut pihak perusahaan yang akan melakukan survei seismik 2D Lembak, kepada masyarakat dan aparat pemerintah Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang, apabila saat mereka melakukan Survei Seismik tanah masyarakat yang terkena jalur survei seismik maupun terkena mata pengeboran, maka akan ada ganti rugi.

Ganti rugi itu meliputi tanam tumbuh dan tanah tersebut akan dibayar, dengan nilai sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Selatan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.