Palembang, Sumselupdate.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Endang Sulastri (36), ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Pangkalan Benteng, Lorong Makmun, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Ardian (39), saat mencari keberadaan istrinya setelah bangun tidur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ardian mendapati istrinya tidak berada di sampingnya. Ia kemudian keluar kamar dan melihat lampu ruang tamu masih menyala, sementara lampu kamar belakang dalam keadaan mati dengan pintu tertutup.
Saat membuka hordeng di kamar belakang, Ardian mendapati istrinya sudah dalam kondisi tergantung di terali jendela menggunakan kain hordeng.
Terkejut melihat kejadian tersebut, Ardian langsung meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukarami Palembang.

Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriyan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim identifikasi (Inafis) dan piket Reskrim Polrestabes Palembang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Benar adanya seorang ibu rumah tangga yang meninggal dunia akibat gantung diri. Setelah menerima laporan, anggota piket fungsi Polsek Sukarami, Inafis, dan piket Reskrim Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi,” ujar Alex saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).
Alex menjelaskan, setelah pemeriksaan di lokasi, jenazah korban direncanakan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani autopsi. Namun, pihak keluarga menolak tindakan tersebut dan membuat surat pernyataan penolakan.
Menurut Alex, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi.
Dari keterangan suami korban kepada polisi, hubungan rumah tangga keduanya disebut tidak sedang mengalami perselisihan. Korban juga dilaporkan tidak memiliki keluhan penyakit selama ini.
Alex menambahkan, berdasarkan keterangan yang diterima polisi, korban diduga mengalami tekanan emosional setelah anak keduanya meninggal dunia sekitar 40 hari sebelum kejadian.
Meski demikian, penyebab pasti peristiwa tersebut tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan dugaan mengenai kondisi psikologis korban.
Pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal di lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mendokumentasikan kejadian tersebut.
(**)







