Palembang, Sumselupdate.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang menjadwalkan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kota Palembang pada Rabu (21/10/2026).
Pemadaman dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan listrik dan perbaikan potensi gangguan pada jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV.
Berdasarkan informasi PLN, pekerjaan pemeliharaan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Wilayah terdampak meliputi sejumlah kawasan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukarami dan ULP Kenten.
Wilayah Terdampak di ULP Sukarami
Pemeliharaan jaringan listrik di wilayah ULP Sukarami dijadwalkan berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Soekarno Hatta, Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Jalan Bukit Baru I, II, dan III, Jalan Tanjung Rawo, Jalan Sawit Raya, serta Jalan Raya Bukit Sejahtera, termasuk kawasan Polygon dan Gandus.

Wilayah Terdampak di ULP Kenten
Pada waktu yang sama, PLN juga menjadwalkan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah ULP Kenten, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Prabu Indah, Jalan Kebun Sirih, Kompleks Kedamaian, Jalan MP Mangkunegara, SPBU Kenten Permai, Jalan MR Ganda Subrata, Jalan Soak Simpur Sukabangun II, Jalan Tanjung Harapan, Kompleks DPR Tanjung Harapan, Jalan Tanjung Beringin, Jalan Tanjung Emas, Kompleks Golden Estate, Jalan Sukabangun II, Balai Diklat Keuangan (BDK) Palembang, Perumahan El Classico, Kopi Klasik, Jalan Letkol Adriansz, Kompleks PLN Sukabangun, Jalan Lintas Bar, PT Pinus Merah Abadi, Lorong Cemara, STIH Sumpah Pemuda, dan sekitarnya.
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukarami, Satria Cakra Utama, menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan terencana sekaligus upaya memperbaiki potensi gangguan pada jaringan listrik.

“Kami informasikan adanya pekerjaan pemeliharaan terencana dan perbaikan potensi gangguan jaringan 20 kV. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, terima kasih,” kata Satria.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengantisipasi pemadaman dengan menyesuaikan aktivitas selama pekerjaan berlangsung.
(**)







