Pertamina EP Ramba Field Raih Platinum IRBA dan Empat Kategori ENSIA 2026

Writer: - Rabu, 7 Oktober 2026
Pertamina EP Ramba Field meraih penghargaan Platinum IRBA 2026 dan Platinum pada empat kategori ENSIA 2026 berkat inovasi di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Pertamina EP Ramba Field kembali mendapat apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Perusahaan yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 atau Pertamina Hulu Rokan Zona 4 tersebut meraih penghargaan Platinum dalam ajang Indonesian Responsible Business Award (IRBA) 2026.

Tak hanya itu, Pertamina EP Ramba Field juga memborong penghargaan Platinum pada empat kategori dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026.

Senior Manager Pertamina EP Ramba Field Hanif Setiawan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Apresiasi dalam dua penghargaan tersebut menambah semangat kami untuk terus menjalankan operasi hulu migas berkelanjutan. Pertamina EP Ramba Field tidak hanya berkomitmen memastikan pasokan energi, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat serta lingkungan,” ujar Hanif kepada media, Rabu (7/10/2026).

Pada ajang IRBA 2026, penghargaan Platinum diraih melalui program pemberdayaan masyarakat Pusaka Keluang (Pemberdayaan untuk Kesejahteraan Melalui Keterpaduan Alam Desa Keluang).

Program yang telah berjalan sejak 2025 itu dilaksanakan di Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, dengan fokus pada pengelolaan bank sampah, pencegahan dan penanganan stunting, penguatan ekonomi lokal, serta ketahanan pangan.

Program Pusaka Keluang tercatat memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 107 penerima manfaat, mulai dari balita hingga orang dewasa.

Sementara itu, ENSIA 2026 memberikan apresiasi terhadap inovasi perusahaan dalam menghadirkan solusi di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam ajang tersebut, Pertamina EP Ramba Field berhasil meraih Platinum pada empat kategori, yakni Efisiensi Energi, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3), Penurunan Emisi, serta Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air.

Pertamina EP Ramba Field menjadi salah satu perusahaan yang berprestasi dalam ajang tersebut setelah bersaing dengan 253 perusahaan peserta melalui 954 paper inovasi.

Pada kategori Efisiensi Energi, penghargaan Platinum diraih melalui inovasi PANSER (Portable Mixer for Scale Remover).

Inovasi tersebut menggabungkan proses pencampuran dan injeksi scale remover dalam satu sistem dengan menerapkan prinsip hydraulic recirculation dari high pressure pump. Sistem ini membantu mengurangi penggunaan peralatan, waktu operasi, serta konsumsi bahan bakar genset.

Pada kategori Pengurangan dan Pemanfaatan LB3, penghargaan diraih melalui program SIGAP yang memanfaatkan teknologi drone untuk meningkatkan patroli dan pengawasan jalur pipa produksi.

Penggunaan drone membuat kegiatan patroli menjadi lebih efektif sehingga potensi perluasan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun dapat dicegah lebih cepat.

Sementara pada kategori Penurunan Emisi, Pertamina EP Ramba Field menghadirkan inovasi Black Mamba melalui penerapan desain Sucker Rod dengan sirip helikal. Inovasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan operasi sumur yang menggunakan Sucker Rod Pump (SRP).

Penerapan inovasi Black Mamba berhasil meningkatkan masa operasional atau runlife sumur dari rata-rata tiga bulan menjadi empat hingga enam bulan.

Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya frekuensi perbaikan sumur, penggunaan rig dan alat berat, serta konsumsi bahan bakar operasional. Selain menekan emisi, inovasi tersebut juga berpotensi mengurangi Loss Production Opportunity (LPO).

Penghargaan Platinum berikutnya diraih melalui program Production ComPASS pada kategori Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air yang diterapkan di Struktur Mangunjaya.

Program tersebut membantu perusahaan memetakan dan menganalisis sumur yang belum beroperasi secara optimal, sekaligus menentukan konversi ke teknologi yang lebih sesuai.

Melalui Production ComPASS, runlife sumur berhasil ditingkatkan dari sekitar 90 hari menjadi 180 hari. Peningkatan tersebut turut mengurangi kebutuhan kegiatan well services dan operasional rig yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

Berbagai penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya Pertamina EP Ramba Field dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts