Teheran, Sumselupdate.com – Lebih dari 7.250 orang dilaporkan berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dari reruntuhan bangunan di Iran selama perang yang berlangsung selama 40 hari, menurut Kepala Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pirhossein Kolivand.
Kolivand menyampaikan angka tersebut dalam sebuah upacara di Teheran pada Kamis (1/10), ketika IRCS menerima kendaraan serta sejumlah peralatan baru untuk mendukung operasi penyelamatan dan bantuan kemanusiaan.
Menurut laporan Kantor Berita Buruh Iran (ILNA), Kolivand mengatakan keberhasilan tim penyelamat menemukan dan mengevakuasi korban dari reruntuhan turut didukung penggunaan peralatan modern dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Ia juga menyebut perkembangan armada dan peralatan IRCS dalam beberapa tahun terakhir sebagai sesuatu yang “belum pernah terjadi sebelumnya”.
Kolivand menambahkan, IRCS saat ini memiliki lebih dari 6 juta anggota sukarelawan yang tersebar di berbagai wilayah Iran.
Perang tersebut bermula pada 28 Februari ketika Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran. Iran kemudian merespons dengan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan dan aset militer AS di kawasan tersebut.
Di tengah eskalasi konflik, Iran juga memperketat pengawasan dan kendalinya atas Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi utama dunia.
Gencatan senjata sementara kemudian tercapai pada April. Namun, menurut laporan Iran, serangan antara pihak-pihak yang terlibat masih kembali terjadi beberapa kali setelah kesepakatan tersebut.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dalam konferensi pers di New York pada akhir September mengatakan lebih dari 5.000 orang, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, tewas akibat apa yang disebutnya sebagai “agresi” Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Pernyataan mengenai jumlah korban tersebut merupakan klaim dari pihak Iran dan belum dijelaskan secara independen dalam laporan ini.
(**)







