Pangkalpinang, Sumselupdate.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 16 bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, secara hybrid, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung, Plh Kepala Kanwil Kemenkum Babel Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, jajaran pimpinan serta seluruh pegawai Kanwil Kemenkum Babel.
Forum “PASTI ADA SOLUSI” menjadi ruang dialog antara masyarakat dengan Menteri Hukum beserta jajaran untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun kendala yang dihadapi dalam mengakses layanan hukum.
Forum dipandu Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta. Masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan secara langsung maupun melalui platform daring untuk memperoleh tanggapan dan arahan penyelesaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Mengawali forum, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengajak peserta menyampaikan belasungkawa dan doa atas musibah yang menimpa lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Sejumlah persoalan kemudian disampaikan masyarakat dalam forum tersebut. Di antaranya terkait permohonan kewarganegaraan Indonesia yang belum terselesaikan, persoalan kepemilikan tanah, hak dan kewenangan notaris, serta dugaan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam dunia kerja.
Selain itu, dibahas pula persoalan WNI diaspora di Malaysia terkait Kekayaan Intelektual, anak berkewarganegaraan ganda yang menghadapi kendala dalam melengkapi dokumen pemilihan kewarganegaraan Indonesia, serta persoalan hak cipta dan royalti lagu dangdut.
Berbagai pengaduan tersebut mendapat tanggapan dan arahan dari Kementerian Hukum untuk ditindaklanjuti melalui unit terkait sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pentingnya pelayanan publik yang terbuka dan responsif, sehingga setiap pengaduan masyarakat dapat ditangani sesuai kewenangan dan memberikan solusi yang jelas.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Babel Johan Manurung mengatakan keikutsertaan jajarannya dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap arahan sekaligus memahami berbagai persoalan hukum yang dihadapi masyarakat.
“Forum ini menjadi sarana penting bagi jajaran Kementerian Hukum untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami dapat memperkuat kualitas pelayanan hukum di daerah agar semakin responsif, transparan, dan memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Johan.
Menurut Johan, berbagai persoalan yang muncul dalam forum dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Kanwil Kemenkum Babel dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum di daerah.
Keikutsertaan Kanwil Kemenkum Babel dalam Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 16 menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan hukum yang mudah diakses, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
(**)











