Palembang, Sumselupdate.com — Pemerintah Kota Palembang resmi mengaktifkan posko siaga bencana dan melakukan perbaikan sejumlah infrastruktur sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Walikota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan bahwa peningkatan kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi tingkat nasional yang diinisiasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
“Menanggapi arahan dari Mendagri terkait antisipasi bencana, kami mengambil langkah konkret, yaitu meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi potensi bencana,” ujarnya di Palembang.
Menurutnya, berbagai posko bencana kini telah diaktifkan, baik lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun di tingkat kecamatan. Selain itu, Pemkot juga akan menggelar rapat bersama OPD dan Forkopimda untuk memperkuat koordinasi serta memetakan potensi risiko bencana sesuai arahan kementerian terkait.
Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah meninggikan pintu air Kolam Kambang Iwak (KI), yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi kolam retensi dalam menampung air saat musim hujan.
Baca juga : Pemkot Palembang Siaga Bencana dan Imbau Perayaan Nataru Berlangsung Sederhana
Ratu Dewa mengungkapkan bahwa pada awal pekan ini, air di kawasan Kambang Iwak sempat meluap hingga menyebabkan genangan setinggi lutut orang dewasa. “Sekitar 10 centimeter atau sekilan, dan pintu airnya dapat dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian area Kambang Iwak telah dikeruk sedalam 1,5 meter untuk meningkatkan kapasitas tampungan air. Namun, beberapa titik lainnya belum dapat dikeruk karena sedimen yang terlalu tinggi sehingga alat berat tidak bisa beroperasi optimal.
Pemkot Palembang, lanjutnya, terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kota. Pembangunan pintu air dan penguatan fungsi kolam retensi di Kambang Iwak menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi dampak banjir, terutama menjelang periode cuaca ekstrem dan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Baca juga : Pemkot Palembang Siapkan Perbaikan 1.500 RTLH Tahun Ini, Enam Kecamatan Jadi Prioritas
“Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkot berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di Palembang dapat berlangsung aman, lancar, dan minim gangguan akibat bencana,” katanya. (Iya)











