PALI, Sumselupdate.com – Camat Talang Ubi Asrohi, SSos MSi membenarkan kalau dirinya beserta puluhan staf yang lain pindah ke tempat baru di alamat Jalan Merdeka, KM7, Kelurahan Handayani Mulya.
Alasan pindahnya kantor camat yang telah berusia 25 tahun tersebut dikarenakan lokasi kantor yang lama akan dimanfaatkan untuk tiga instansi Pemkab PALI.
“Semua ini kan aset negara, termasuk kantor camat. Meski sudah puluhan tahun ditempati. Lagi pula, tiga instansi ini bekerjasama dengan PKK Kabupaten PALI akan menggunakan kantor camat lama untuk PAUD, taman bermain dan penitipan anak yang memang membutuhkan tempat strategis seperti di kantor camat lama,” jelas Asrohi ketika dihubungi sumselupdate.com via telpon, Senin (10/10/2016).
Dirinya juga tidak mempersoalkan jika harus berkantor di lokasi yang baru. “Kan masih di seputaran kelurahan Handayani Mulya. Tidak terlalu jauh. Untuk itu saya ingin menyampaikan kepada masyarakat agar tidak kecewa, karena masih di wilayah Kelurahan Handayani Mulya,” pesannya kepada warga Kecamatan Talang Ubi.
Asrohi juga menambahkan jika tahun depan pihaknya akan segera meanggarkan untuk pembelian lahan yang baru. “Saat ini digedung kita yang baru, kita ngontrak atau sewa. Insya Allah tahun depan baru kita anggarkan untuk pembelian lahan. Baru ditahun berikutnya dianggarkan untuk gedung,” pungkasnya.
Pantauan awak media di kantor camat tampak sudah lenggang dan kosong, yang masih ada hanya tumpukan puluhan karung beras bulog di pintu masuk.
“Pemberitahuan pindah sudah dilayangkan sejak dua minggu lalu. Namun kita baru pindah hari ini karena baru mendapat rumah untuk dikontrakan,” ungkap salah satu TKS yang sedang mengangkut barang-barang kantor camat.
Sementara itu, Sony Dewantara (21), warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI terpaksa menahan kecewa dan berjalan lebih jauh untuk menuju kantor camat yang baru.
“Aku datang ke sini nak buat KTP sementaro untuk buat SKCK di Mapolsekta Talang Ubi, tapi dak tahu kalu kantor camatnyo sudah pindah hari ini,” ungkap Sony kepada sejumlah media.
Rasa kecewa juga diungkapkan juga oleh Edi Yusuf, salah satu warga Kecamatan Talang Ubi. Dirinya menyayangkan keputusan Pemkab PALI memindahkan kantor camat tersebut ke lokasi yang lebih jauh dari tengah kota.
“Lokasi kantor itu cukup lebih jauh dari permukiman, tentunya akan membuat warga lebih sulit mengurus administrasi. Apalagi, kantor camat itu sudah puluhan tahun ada di sana, pasti warga akan kecewa sama seperti saya.” bebernya.
Terlebih, sambung Edi kantor camat sekarang terpaksa mengontrak di tempatnya yang baru. “Sayang kalau menurut saya. Tapi mau bagaimana lagi,” kata Edi dengan raut muka kecewa. (adj)











