Tips dan Cara Mengatasi Bau Badan Pada Pria dari PAFI

Writer: - Sabtu, 9 November 2024
(Foto oleh Ake Ngiamsanguan dari iStockphoto)

BAU badan pada pria bisa menjadi salah satu hal yang cukup mengganggu, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari. Bau menyengat juga bisa membuat Anda tidak percaya diri dan menurunkan semangat untuk bekerja. Bagi seorang pria, penting untuk menjaga bau badan tetap dalam keadaan normal sehingga Anda tetap sehat dan dapat fokus dalam bekerja.

Salah satu cabang organisasi kesehatan yaitu PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Kota Bangli dengan alamat website pafipcbangli.org   menjelaskan bahwa bau badan, atau dalam istilah medis disebut bromhidrosis, adalah kondisi kronis yang ditandai dengan keluarnya bau tidak sedap secara berlebihan dari kulit. Penyebab bau badan karena adanya keringat apokrin yang berfungsi saat masa pubertas dapat menghasilkan keringat yang kental dan berprotein. Ketika bakteri memecah protein ini, maka bau tidak sedap muncul.

Read More

PAFI juga menjelaskan bahwa bau badan dapat terjadi pada pria karena infeksi bakteri atau jamur di folikel rambut ketiak (trichomycosis axillaris), kandidiasis kulit lipatan ketiak, atau infeksi bakteri permukaan kulit (eritrasma) juga dapat menyebabkan bau badan.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa saja faktor utama penyebab bau badan yang terjadi pada pria kemudian bagaimana cara mengurangi bau badan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa saja faktor penyebab terjadinya bau badan pada pria?

Bau badan pada pria dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi fisik, kebersihan, dan gaya hidup. Berikut adalah beberapa penyebab utama terjadinya bau badan:

(Foto oleh Staras dari iStockphoto)
  1. Produksi keringat berlebih

Pria cenderung memiliki kelenjar keringat yang lebih besar dan lebih aktif, yang dapat menyebabkan produksi keringat yang lebih banyak dibandingkan wanita. Keringat itu sendiri tidak berbau, tetapi ketika bercampur dengan bakteri di kulit, dapat menimbulkan bau tidak sedap.

  1. Kondisi kebersihan yang buruk

Kurangnya kebersihan tubuh, seperti malas mandi atau jarang mengganti pakaian, dapat meningkatkan jumlah bakteri di kulit. Keringat yang terperangkap dalam pakaian kotor dapat memperburuk masalah bau badan.

  1. Faktor keturunan atau genetik

Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami bau badan. Jika anggota keluarga memiliki masalah serupa, kemungkinan besar individu tersebut juga akan mengalaminya.

  1. Pola makan

Konsumsi makanan tertentu seperti bawang putih, bawang merah, daging merah, dan makanan pedas dapat menyebabkan perubahan aroma keringat. Makanan ini mengandung senyawa yang dapat mempengaruhi bau badan.

  1. Stres

Stres dapat memicu produksi keringat dari kelenjar apokrin, yang menghasilkan keringat dengan kandungan protein tinggi. Keringat ini lebih mudah berinteraksi dengan bakteri di kulit, sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

Bagaimana cara mengurangi bau badan yang mengganggu aktivitas sehari-hari?

Untuk mengurangi bau badan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, terdapat berbagai cara yang dapat diterapkan. Berikut adalah beberapa langkah efektif yang dapat diambil:

  1. Mandi secara teratur

Mandi 1-2 kali sehari, atau lebih sering setelah berolahraga, sangat penting untuk menghilangkan keringat dan bakteri penyebab bau. Pastikan untuk membersihkan area yang cenderung berkeringat, seperti ketiak dan kaki, secara menyeluruh.

  1. Gunakan sabun anti-bakteri

Menggunakan sabun antibakteri saat mandi dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di kulit. Pilih produk yang dirancang untuk membunuh kuman dan menjaga kebersihan kulit.

  1. Keringkan badan dengan benar

Setelah mandi, pastikan untuk mengeringkan tubuh dengan baik, terutama di area yang mudah berkeringat. Kelembapan dapat memicu pertumbuhan bakteri, sehingga mengeringkan tubuh dengan benar sangat penting.

  1. Pilih pakaian yang tepat

Kenakan pakaian bersih dan longgar yang terbuat dari bahan alami seperti katun, yang dapat menyerap keringat dan memungkinkan kulit bernapas. Hindari pakaian ketat yang dapat meningkatkan kelembapan dan suhu tubuh.

  1. Gunakan deodoran atau antiperspiran

Deodoran membantu menutupi bau badan, sedangkan antiperspiran bekerja dengan mengurangi produksi keringat. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan gunakan secara rutin.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara konsisten, Anda dapat mengurangi bau badan dan meningkatkan rasa percaya diri dalam aktivitas sehari-hari.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts