Anggota Komisi X DPR Ingatkan Pemerintah Sediakan Bonus Kepada Pemain dan Pelatih Timnas  U-19

Writer: - Kamis, 1 Agustus 2024
Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira.

Jakarta, Sumselupdate.com – Timnas Indonesia U-19 meraih juara pada Piala ASEAN Football Federation (AFF) U-19 yang digelar Senin malam tadi.

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengingatkan pemerintah agar menyediakan bonus kepada pemain dan pelatih yang sudah bekerja keras demi menorehkan prestasi terbaik untuk Indonesia.

Read More

“Selamat kepada Garuda Muda yang telah menorehkan prestasi terbaiknya untuk Indonesia. Sekarang giliran Pemerintah  menepati janji, berikan bonus yang sesuai dengan hasil kerja keras mereka,” kata Anggota DPR RI Komisi X Andreas Hugo Pareira dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 keluar sebagai juara Piala AFF 2024 usai mengalahkan Thailand dengan skor 1-0  dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (29/7) malam.

Menurut Andreas, keberhasilan ini patut  diberikan penghargaan setimpal karena seluruh pemain, pelatih dan tim pendukung sudah bekerja keras dan berdedikasi demi mengharumkan nama Indonesia.

“Tentu ini sudah kewajiban PSSI selaku induk sepakbola Indonesia, dan juga Kemenpora. Apalagi bagi atlet muda, bonus sangat bermanfaat untuk memotivasi pengembangan prestasi mereka,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Andreas menyebut imbalan berupa bonus bagi atlet berprestasi merupakan salah satu bentuk perhatian negara untuk kesejahteraan anak-anak muda ini.

Adapun prinsip pemberian kesejahteraan bagi para atlet diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

“UU No 11 Tahun 2022 sudah jelas mengamanatkan Pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan atlet. Kami meminta Pemerintah segera menindaklanjuti pemberian bonus bagi anggota Timnas U-19 karena berhasil menjadi juara Piala AFF,” jelas Andreas.

Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, kewenangan Pemerintah dalam konteks kesejahteraan atlet/olahragawan diatur dalam Pasal 20 ayat (5) huruf j. Terkait bonus bagi pemain sendiri pernah disinggung oleh manajemen Timnas Indonesia U-19, meski belum disampaikan besarannya.

Andreas pun mendorong agar pemberian bonus dapat segera direalisasikan.

“Meski bonus ini bukan menjadi tujuan utama bagi atlet dalam berjuang, tapi keberhasilan Tim Garuda mengharumkan nama Indonesia harus mendapat imbalan,” kata Legislator dari Dapil NTT I tersebut.

Andreas menjelaskan UU Keolahragaan memiliki tujuan  meningkatkan pembangunan nasional dalam bidang keolahragaan dengan perencanaan yang matang, sistematis, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan.

Dia pun   mengingatkan pentingnya pembibitan atlet sejak dini, termasuk lewat sekolah-sekolah.

“Maka penting sekali penyediaan infrastruktur olahraga yang merata dan memadai di setiap sekolah. Kemendikbud dan Kemenpora bisa bekerja sama dalam hal pencetakan atlet,” jelas Andreas

Kalau perlu, kata dia, bisa dibuat kurikulum pendidikan olahraga yang akan berguna bagi anak-anak  berbakat atau potensi di bidang olahraga.

Andreas mengatakan, dunia pendidikan dan olahraga seharusnya dapat diselaraskan. Apalagi anak-anak memiliki bakat dan keunggulan masing-masing.

“Hari ini yang kita lihat adalah dukungan lebih banyak diberikan untuk anak-anak yang berprestasi di bidang akademik. Padahal ada kalanya anak-anak yang mungkin kurang di bidang akademik, tapi unggul di bidang olahraga. Ini yang harus dipetakan secara serius,” ujar Andreas.

Untuk itu, Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan dan olahraga berharap ada kolaborasi antara Kemendikbud dan Kemenpora dalam hal pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang olahraga.

Menurut Andreas, Pemerintah bisa mencontoh negara-negara maju dalam pembibitan atlet lewat sekolah-sekolah. (**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts