Pariaman, sumselupdate. com- Komisi VIII DPR RI bersama perwakilan Kementerian Sosial menyerahkan bantuan senilai Rp45.618.822.946 kepada masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Bantuan yang terdiri dari Bantuan PKH, Sembako, ATENSI Pemenuhan Hidup Layak, ATENSI Kewirausahaan dan Bantuan Alat Bantu bagi Disabilitas dan Lansia ini akan disalurkan melalui Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Padang Pariaman.
“Kami ingin memastikan berbagai program dari Kementerian Sosial di Kabupaten Padang Pariaman bisa disalurkan. Tepat sasaran, tepat waktu dan kepada berhak penggunanya,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily di Kota Pariaman, Sumatra Barat, Sabtu (6/7/2024).
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pertemuan antara Komisi VIII DPR RI dengan jajaran Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Padang Pariaman serta BBPPKS Padang. Beberapa kendala dalam penyaluran bantuan antara lain penerima tidak lagi tinggal di alamat yang terdaftar atau tidak berada di tempat dalam waktu lama.
Komisi VIII juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memperhatikan pembangunan bidang sosial di wilayah tersebut sehingga tidak semua bantuan berasal dari pemerintah pusat. Selain itu fasilitas penanggulangan bencana pun tak luput menjadi perhatian Komisi VIII DPR RI, mengingat Kabupaten Padang Pariaman masuk dalam daftar wilayah rawan bencana.
“Memang pemerintah daerah perlu mendorong untuk memperhatikan aspek dari pembangunan bidang sosial dengan meningkatkan kesejahteraan bidang sosial. Sehingga tidak semua berasal dari pemerintah pusat. Karena bagaimana pun kita tahu Kabupaten Padang Pariaman salah satu daerah rawan bencana, maka prioritas pembangunan yang orientasi pada penanggulangan bencana itu harus diperhatikan,” tutur Ace.
Rincian bantuan yang diserahkan saat itu antara lain, Bantuan PKH tahap I dan tahap II senilai Rp29.576.165.475 dan Bantuan Sembako tahap IV untuk 23.864 KPM dengan nilai Rp14.318.400.000. Terdapat pula bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Pemenuhan Hidup Layak senilai Rp1.578.631.461 bagi 540 penerima manfaat dan ATENSI Kewirausahaan Rp14.072.000 untuk 3 penerima manfaat. Sedangkan Bantuan Alat Bantu bagi Disabilitas dan Lansia ditargetkan untuk 92 penerima manfaat dengan jumlah Rp131.554.010. (duk)











