Erupsi Gunung Marapi, 17 Pendaki Dievakuasi dan 18 Masih Dicari

Senin, 4 Desember 2023
Petugas gabungan berhasil melakukan evakuasi 17 orang pendaki gunung yang terjebak saat erupsi Gunung Marapi pada Minggu, 3 Desember 2023 siang. (Beritasatu.com/Ulfa Musriadi)
Petugas gabungan berhasil melakukan evakuasi 17 orang pendaki gunung yang terjebak saat erupsi Gunung Marapi pada Minggu, 3 Desember 2023 siang. (Beritasatu.com/Ulfa Musriadi)

Jakarta, Sumselupdate.com — Erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (3/12/2023) siang mengancam keselamatan puluhan pendaki yang sedang berada di puncak. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan PMI langsung bergerak cepat untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Dari 70 orang pendaki yang dilaporkan berada di puncak saat erupsi, 35 orang diketahui terjebak dan tidak bisa turun. Tim gabungan harus berjuang melawan hujan dan abu vulkanik untuk mencapai lokasi mereka.

Read More

Hingga Senin (4/12/2023), tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 17 orang pendaki, yang sebagian besar berasal dari Pekan Baru. Mereka diterima oleh Posko Pangaduan dan diberikan bantuan medis. Sementara itu, 18 orang pendaki lainnya masih dalam proses pencarian.

Salah satu pendaki yang dievakuasi, Widia, mengalami patah tulang pada tangan dan harus segera dibawa ke Rumah Sakit Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan intensif. Ia mengaku terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari erupsi Gunung Marapi.

Komandan Regu (Danru) Basarnas Padang, Hidayat, mengapresiasi kerja keras tim gabungan dalam mengevakuasi 17 orang pendaki yang terjebak saat erupsi Gunung Marapi. Ia mengatakan bahwa tim gabungan tidak akan berhenti sampai semua pendaki ditemukan dan dievakuasi.

“Dari 17 orang, satu orang yaitu Widia berhasil dievakuasi dengan kondisi patah tulang. Evakuasi berlangsung sejauh 2.000 meter dengan cara korban di gendong oleh petugas,” ujarnya, seperti dilansir Beritasatu.com.

Hingga saat ini, tim gabungan belum dapat memastikan berapa banyak pendaki yang masih berada di atas Gunung, karena banyak dari mereka tidak terdata secara online saat melakukan pendakian.

“Kami terus melakukan upaya pencarian terhadap korban erupsi Gunung Marapi pada pagi hari ini. Sampai saat ini, data yang diterima mencatat Gunung Marapi telah erupsi sebanyak 36 kali,” jelasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts