HNW: Tempat Ibadah Harus Berkontribusi Mencerdaskan Umat

Sabtu, 26 Agustus 2023
Wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid (HNW) bertemu sejumlah pengurus masjid dan musholla di Jakarta Pusat dan Selatan. Pertemuan itu berlangsung di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Gedung Nusantara 3 Lantai 9, Jumat (25/8/2023).

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid  (HNW) memberi  apresiasi     kepada Kementerian Agama yang  telah memenuhi harapan masyarakat memberi  bantuan bagi pembangunan, perawatan maupun renovasi masjid dan musholla.

Apalagi, bantuan tersebut disampaikan dengan mekanisme yang lebih baik dan transparan, melalui system Simas.

Read More

Dana disalurkan  langsung  melalui rekerning pengurus masjid dan musholla. Tidak melalui kepanjangan  tangan pihak tertentu yang berpotensi bisa terjadi pungli maupun diselewengkan.

Kalau system Simas, bisa diterapkan secara efektif pada semua  program Kemenag,  akan meningkatkan kinerja dan kepercayaan publik serta menghilangkan potensi  pemotongan  jumlah bantuan  oleh oknum  tertentu.

“Semua DKM penerima bantuan menyampaikan dana itu langsung ditransfer ke rekening atas nama DKM, tanpa potongan sepeserpun.   Begitulah harusnya  praktek  di Kemenang.  Kementerian Agama  semestinya  mampu  menjadi teladan dalam hal transparansi melaksanakan berbagai program dengan amanah tanpa  masalah apapun,” kata HNW usai bertemu sejumlah pengurus masjid dan musholla di Jakarta Pusat dan Selatan. Pertemuan itu berlangsung di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Gedung Nusantara 3 Lantai 9, Jumat (25/8/2023).

Politisi PKS ini berharap, terdapat  keadilan anggaran antara Kemenag  dengan Kemendikbud.  Baik  masalah Pendidikan maupun layanan keumatan. Karena  sampai sekarang masih terjadi ketidak adilan anggaran.

Kalau itu bisa dilakukan,  semakin banyak lagi dana yang bisa diakses umat untuk kemaslahatan umat beragama dari seluruh agama di Indonesia untuk disumbangkan bagi kemajuan dan harmoni kehidupan bangsa.

“Sehingga nanti bantuan rumah ibadah bisa untuk seluruh rumah ibadah umat beragama, bukan hanya Islam. Kami mendorong Biaya Operasional Tempat Ibadah (Boti)  yang diberlakukan di Jakarta dan  berlaku untuk semua rumah ibadah, Islam maupun non Islam secara proporsional,” kata HNW.

Praktek seperti itu, kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, ini layak dilaksanakan di negara Pancasila yang berkeadilan sosial.

“Negara harus bisa memberi advokasi serta   layanan bagi seluruh umat beragama secara adil. Sehingga seluruh  umat begarama dan rumah beribadah,   turut  menguatkan praktek kehidupan beragama dan menguatkan pengamalan Pancasila,” katanya.

“Kalau  ada agenda kenegaraan,  seperti pemilu 2024, tempat ibadah  harus  nya ikut mensukseskan     dan  menjadi bagian yang mencerdaskan umat,   berorientasi kepada yang makruf, meninggalkan yang mungkar. Tidak menjadi anti sosial tapi untuk berkontribusi terhadap kemaslahatan lebih besar. Mengedepankan sikap kolaboratif, menjaga dan menguatkan persaudaraan sebangsa dan negara. Dengan  begitu partisipasi umat  lebih positif, dan kualitas bernegara   lebih baik, demokratis, maju dan berkah,” tegasnya menambahkan. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts