Palembang, Sumselupdate.com – Demi menarik wisatawan lokal maupun Internasional, Jembatan Ampera bakal dilengkapi lift dan menjadi ikon baru di Kota Palembang.
Lift Jembatan Ampera ditarget beroperasi akhir November. Nantinya, lift ini akan mengantarkan pengunjung ke bagian atas jembatan yang dulunya menjadi ruang operator menaik turunkan bagian tengah jembatan.
Satker PJN 3 PPK 3.6 Jembatan Khusus BBPJN Wilayah Sumsel, Dicky Romansyah mengatakan, rencananya ada dua unit lift yang bakal dipasang di bagian tengah jembatan yang telah berusia 60 tahun tersebut.
Hanya saja, untuk tahun ini baru satu yang akan dipasang. Sementara, yang lainnya akan dilanjutkan pemasangannya pada tahun depan.
“Anggarannya sekitar Rp3 miliar di tahun ini. Itu sudah termasuk penguatan struktur penunjang lift dan biaya evaluasi konsultan,” kata Dicky.
Dia mengatakan, lift tersebut memiliki kapasitas angkut sebanyak enam orang. Lift tersebut ditarget selesai terpasang akhir November mendatang.
“Dua hari ke depan (lift) kemungkinan sampai ke Palembang dan akan segera kita pasang.Targetnya operasional di akhir November mendatang,” ungkapnya.
Sementara untuk ruangan di atas Jembatan Ampera juga sudah dilakukan rehabilitasi.
“Hanya saja untuk tahun ini dananya terbatas. Sehingga, kami hanya melakukan pembersihan dan pembongkaran plafon serta dilakukan pengecatan,” ucapnya.
Dia mengatakan, proses perbaikan atau revitalisasi Jembatan Ampera sudah berlangsung sekitar 1,5 bulan. Proses perbaikan meliputi penguatan struktur bawah, perbaikan beron dan pilar, penggantian struktur baja serta penggantian beberapa bagian lainnya.
“Bagian baja ini kita ganti dengan struktur 345. Volumenya sekitar 4,5 ton dan sekarang sudah hampir selesai. Target keseluruhan selesai minggu pertama Desember mendatang,” ucapnya.
Anggaran yang digunakan untuk merevitalisasi jembatan Ampera mencapai Rp27 miliar. Menurutnya, proses perbaikan jembatan merupakan bagian dari hasil tes pengujian struktur yang dilakukan beberapa waktu lalu. Nantinya, perbaikan jembatan Ampera akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2023 mendatang.
“Mana yang belum dilakukan akan dilanjutkan tahun depan,” tutupnya. (ron)











