DPR RI Tuan Rumah, Wartawan Parlemen Harus Ikut Sukseskan P20

Sabtu, 17 September 2022
Ahmad Dimyati Natakusumah

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah, berharap wartawan parlemen yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) ikut mensukseskan P20 pada 5 – 7 Oktober 2022 mengingat DPR RI sebagai tuan rumah.

“Di tengah kompetisi global yang hebat, semua pihak harus ikut mensukseskan DPR RI sebagai tuan rumah P20 (Parliament twenty) untuk merebut hati rakyat. Sebab, pers menjadi tolok ukur suksesnya P20 dengan menyebarkan informasi positif untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegas Ahmad Dimyati dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI, Pers Dalam Menyukseskan P20 “Stronger Parliament For Sustainable Recovery” di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022) malam.

Read More

Dimyati menekankan bagaimana media cetak, elektronik dan online mampu mengangkat harkat dan martabat DPR RI melalui suksesnya P20. Karena itu, pressgathering ini bisa dijadikan evaluasi, introspeksi dan mengkaji kembali pemberitaan yang disampaikan wartawan.

“Sudah berapa kali memberitakan kinerja DPR RI dalam sebulan, seminggu atau setiap harinya?”, tanya Dimyati.

Pada prinsipnya kata Dimyati, pers mampu meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap DPR RI. Bukan dengan memberitakan yang negatif saja.

“Saya selalu datang di acara wartawan ini karena pers sebagai kontrol sosial, dan penyambung lidah rakyat. Ibarat sepak bola, wartawan itu sebagai supporternya. Jangan kalah dengan supporter, wartawan di eksekutif maupun yudikatif, maka harus banyak menulis berita positif,” tuturnya.

Dia berharap pers di DPR mampu membentuk opini agar masyarakat berpikir bahwa DPR itu besar, berani, gagah, dan jangan dianggap seperti tahu yang lembek.

“Jadi, Pers yang harus menguatkan. Bisa kerjasama dengan pers di eksekutif dan yudikatif untuk memberikan masukan positif dan konstruktif, agar pemberitaannya bagus. Apalagi untuk mensukseskan P20. Asing pun akan menilai DPR hebat,” katanya.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Hafizs Tohir mengatakan, P20 akan dihadri pimpinan parlemen dari 36 negara, termasuk Rusia dan Ukraina. Ke-36 negara tersebut dianggap memiliki peran strategis ekonomi dan politik di tingkat global. Namun sidang P20 tidak secara khusus bahas perang Rusia Vs Ukraina, karena pembahasan fokus soal ekonomi hijau, ketahanan energi dan pangan.

Politisi PAN itu berharap parlemen AS datang untuk membicarakan ekonomi, energi, pangan, dan P20 ini juga terkait G20 sebagai pengendali perekonomian terbesar dunia.

“Semua negara harus patuhi Paris Agreement yang sediakan dana 100 miliar dollar AS untuk ekonomi hijau yang tidak boleh merusak lingkungan,” jelas Hafizs.

Konsekuensinya juga harus ada pemerataan ekonomi yang tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi, HAM, harus transparan, dan harus ada partisipasi publik. “Tidak boleh ada pilih kasih. Harus ada pemerataan ekonomi dunia,” tambahnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts