Waspada! Beredar Akun FB Palsu Catut Nama Kaban BPKSDM OKU Timur, Ini Modusnya

Kamis, 26 Agustus 2021
Akun facebook palsu yang mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur H Sutikman, SPd.

Laporan Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Beredar sebuah akun facebook palsu yang mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur H Sutikman, SPd beberapa hari lalu di media sosial.

Read More

Diduga akun palsu tersebut hanya memanfaatkan momen penerimaan dan seleksi CPNS di Kabupaten OKU Timur dan menjanjikan jaminan kelulusan namun dengan syarat memberi imbalan sejumlah uang.

Guna meyakinkan korbannya, oknum pembuat akun palsu tersebut hingga menggunakan foto Kaban BPKSDM OKU Timur itu dengan menggunakan pakaian seragam ASN.

Tak hanya itu, akun palsu itu pula meminta beberapa pertemanan di akun facebook-nya. Hal tersebut diduga demi melancarkan aksinya.

Setelah beberapa telah menerima pertemanannya, kemudian oknum tersebut mengirim pesan dengan menawarkan kelulusan CPNS namun dengan sejumlah uang sebesar Rp150 juta.

Saat dikonfirmasi Kepala Badan BPKSDM OKU Timur, H Sutikman, SPd membenarkan jika namanya telah dicatut di akun palsu tersebut.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun yang mengatasnamakan dirinya itu, dan juga ia meminta untuk melaporkan akun palsu tersebut agar segera ditutup.

“Saya pastikan akun facebook tersebut palsu, jangan diterima pertemanan. Bagi yang sudah menerima pertemanan agar dihapus dan melaporkan ke spam. Kita juga mengimbau agar tidak percaya dengan iming-iming yang ditawarkan pelaku yang menjamin kelulusan CPNS,” ujar Sutikman saat dibincangi, Kamis (26/8/2021).

Dikatakan Sutikman, seluruh info profil akun bodong tersebut semuanya tidak benar.

“Fotonya memang benar, tapi seluruh data profil tidak ada yang benar. Jajaran BKPSDM sudah melakukan imbauan bahwa akun tersebut palsu agar tidak korban yang terperdaya,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts