Indralaya, Sumselupdate.com – Berperawakan kalem dan tidak banyak bicara, Kabiro Hukum dan HAM Pemprov Sumsel H Ardani SH, MH secara tegas menyatakan kesiapannya mendampingi putra Wagub Sumsel H Mawardi Yahya. Bahkan ia juga optimis Ogan Ilir bangkit kembali.
Menurut Ardani, dirinya terpanggil mendampingi AW Noviadi Mawardi atau Panca Wijaya Akbar Mawardi sebagai balon Wabup Ogan Ilir adalah dengan tujuan mulia untuk mewujudkan Ogan Ilir bangkit kembali dengan segala pembangunan dan perbaikan infrastruktur, sarana kesehatan, pendidikan dan sebagainya
“Insya Allah lah optimislah bisa terwujud Ogan Ilir bangkit kembali. Masyarakat bisa melihat dan menilai sendiri bagaimana pembangunan di Ogan Ilir sejak 2-3 tahun terakhir ini. Kita berkeyakinan OI bisa maju, bangkit kembali, masyarakatnya sejahtera” ucapnya.
“Alhamdulillah saat ini sudah mengambil dan mengembalikan formulir di tiga partai, yaitu DPD Nasdem, DPC PPP, DPD PAN Ogan Ilir,” kata suami Hj Faizah ini melanjutkan.
Dikatakan bapak rnam orang anak ini, bahwa AW Noviadi atau Panca Wijaya, merupakan pasangan yang pas dan ideal. Dikarenakan mewakili kaum milenial dan generasi senior atau kaum tua.
Disinggung soal banyaknya masyarakat yang bertanya siapakah Ardani, dirinya mengatakan bahwa ia asli suku Penesak yang berasal dari Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu yang lahir 31 Oktober 1963. Bahkan istrinya, Hj Faizah ini juga asli berasal dari Desa Tanjung Batu
“Alhamdulillah saya dan istri asalnya dari Desa Tanjung Batu, kami ingin mengabdi untuk rakyat, mohon doa restu dan dukungannya. Kalau dari birokrat Insya Allah banyak yang tahu, tapi masyarakat barangkali ada yang belum tahu,” ucapnya.
“Namun saya optimis masih ada waktu 10 bulan untuk lebih memperkenalkan dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Kita akan terus jalin silahturahmi, baik dengan datang langsung mengunjungi warga ataupun melalui media,” lanjutnya.
“Yang jelas kita melalui Kabupaten Ogan Ilir nantinya, akan membantu mewujudkan visi misi Gubernur Herman Deru dan Wagub Sumsel H Mawardi Yahya yaitu mewujudkan Sumsel Maju untuk semua, penurunan angka kemiskinan dan sebagainya,” papar alumni Fakultas Hukum Unsri tahun 1987 dan S2 Fakultas Hukum Muhammadiyah tahun 2006 ini.
Saat ditanya apakah dia siap mengundurkan diri sebagai Kabiro Hukum dan HAM Pemprov Sumsel untuk maju sebagai balon Wakil Oupati OI, dirinya menyatakan siap. Pasalnya dalam aturan ASN wajib mengundurkan diri usai ditetapkan sebagai calon oleh KPU pada 8 Juli 2020 nanti.
“Saat ini usia saya 56tahun, jadi 3-4 tahun lagi-lah pensiun. Pada saatnya saya akan mengajukan permohonan pengunduran diri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi insya Allah saya siap lahir batin, keluarga besar juga sudah kita kumpulkan, Alhamdulillah setuju dan memberikan dukungan, demikian juga dengan pimpinan,” tuturnya.
“Insya Allah segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan hasil yang terbaik. Kita berkeyakinan kedepan dapat memberikan yang terbaik bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Ogan Ilir. Mohon doa restu dan dukungannya,” tutup anak keempat dari 9 bersaudara ini. (hen)











