Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Bisnis jual beli (suplaier) ayam parent (kingkong) sangat menjanjikan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Berbekal ulet, jujur, dan manajemen yang baik, usaha ini mampu menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta rupian per bulan.
Adalah Syamsul Bahrun (41), warga Jalan Mangga Besar, RT 03, No 37, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan sudah membuktikan bisnis ayam parent dapat menopang kehidupan ekonominya.
“Awalnya saya penjual dan pengantar ayam di Pasar Inpres, tapi saya sekarang menjadi suplier dan peternak ayam parent. Alhamdulillah laba bersihnya sekitar Rp500 juta per bulan,” ujarnya.
Ayah lima orang anak ini menuturkan, per hari dia dapat menjual sekitar 50 ton ayam parent di wilayah Sumatera dan Jakarta, dengan menyerap sekitar 300 tenaga kerja. “Tenaga kerja saya mulai dari bidang transportasi, tenaga angkut sampai pengurus peternakan. Sebab beberapa tahun terakhir saya coba jadi peternak ayam boiler, yang sedang berjalan sekarang ada sekitar 400 ribu ayam,” ungkapnya.
Tidak berhenti sampai di situ, ketepatan dan kecemerlangan Syamsul Bahrun dalam menggeluti usaha ayam parent ini patut diapresiasi positif.
Di mana dia mulai membuka gerai (pangkalan) khusus ayam parent di wilayah Jakarta. “Yang berjalan sudah tujuh pangkalan, kedepan diharapkan mampu dibuka 20 pangkalan,” katanya.
Menurutnya, kejujuran dan kerja keras merupakan salah satu kunci sukses dalam menggeluti usaha dan perkerjaan apapun.
“Saya juga coba usaha kolam ikan air deras, perkebunan sawit, showroom, biro jasa dan kuliner. Insha Allah saya juga berharap dapat memberikan kemajuan usaha makro dan mikro di Kabupaten Musirawas,” pungkasnya. (and)











