[Video] Kebakaran di Semendo, Puluhan Rumah Rata dengan Tanah

Selasa, 9 Oktober 2018

Muaraenim, Sumselupdate.com – Kebakaran hebat terjadi di tengah pemukiman padat penduduk Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT), Kabupaten Muaraenim, Selasa (9/10/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun Sumselupdate.com, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran.

Read More

Jarak rumah yang berdempetan, terbatasnya peralatan serta minimnya jumlah unit mobil pemadam kebakaran membuat kobaran api sulit dikendalikan. Alhasil, puluhan rumah disebut terbakar pada peristiwa tersebut.

Dalam peristiwa itu, warga dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Muaraenim yang selama ini stand by di kantor Camat Semende Darat Laut berupaya memadamkan korbaran api.

Namun api baru berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 13.00, setelah tiga unit mobil pemadan kebakaran milik Pemkab Muaraenim dan dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT BA Tbk serta satu unit mobil tangki suplai air, tiba di lokasi kebakaran.

Akibat kebakaran tersebut, membuat jaringan listrik di desa tersebut menjadi padam. Karena kabel jaringan listrik di lokasi tersebut turut terbakar.

Kebakaran tersebut, mendapatkan perhatian khusus Wakil Bupati Muaraenim, H Juarsah, SH yang langsung ke lapangan bersama OPD terkait untuk melihat kejadian yang sebenarnya.

Wabup juga menemui warga yang  rumahnya ludes terbakar. Wabup juga meminta OPD terkait segera mengambil langkah-langkah untuk membantu korban kebakaran.

Camat Semende Darat Laut (SDL), Darius yang berhasil dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, jumlah seluruh rumah yang terbakar sebanyak 30 unit.

Dari jumlah itu sebanyak 23 unit ludes terbakar, satu unit sebagian bangunan yang terbakar dan sisanya mengalami kerusakan akibat dampak dari kebakaran tersebut.

Dia juga mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran maupun asal mula api dari rumah siapa.

“Saat ini pihak kepolisian dan dari kecamatan tengah melakukan penyelidikan asal penyebab kebakaran maupun asal mula api dari mana,” jelasnya.

Dia mengatakan, rumah yang terbakar tersebut sebagian besar dalam keadaan kosong karena penghuninya telah pergi ke kebun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam, Yulius mengatakan, data yang diterimanya jumlah rumah yang ludes terbakar sebanyak 25 rumah.

“Hingga sekarang kita belum mengetahui penyebab kebakaran, begitu juga asal api, karena masih dilakukan penyelidikan,” jelasnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts