Laskar Wong Kito Mudo Ukir Prestasi di Festival Filanesia

Minggu, 15 Juli 2018

Depok, Sumselupdate.com – Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC (SFC) U-16 menorehkan prestasi cukup membanggakan bagi publik Sumsel pada Invitasi Klub Liga 1 U-16 Nasional, di Lapangan National Youth Training Center (NYTC) PSSI, Sawangan, Depok.

Capaian yang ditorehkan EPA SFC U-16 ini, setidaknya bisa memberikan sedikit hiburan bagi manajemen, yang lagi dihadapkan pada isu tak sedap atas hengkang nya beberapa pemain kunci dalam skuad SFC senior sebelum putaran pertama selesai.

Read More

Pada even bertajuk Festival Filanesia itu, Laskar Mudo Wong Kito yang tergabung di Grup C bersama PS TIRA dan Persela Lamongan, SFC, Borneo dan Barito Putra, berada di peringkat ke 3.

Dari dua kali memang dan dua kali kalah. EPA SFC U-16 menang atas Barito Putra 5-1 dan Borneo juga dengan skor 5-1. Tapi, anak-anak muda Sumsel ini kalah atas PS TIRA 0-1 dan kalah 0-2 dari Persela Lamongan.

Usai menjalani kompetisi itu, SFC U-16 mewaliki Grup C untuk mengikuti agenda Trofeo 2×30 menit bersama PSIS semarang B dan PSMS Medan dari Group A, Sabtu (14/7).

Hasilnya, EPA SFC U-16 menjuarai gelar Trofeo tersebut, setelah unggul selisih 1 gol dari PSIS. Pada laga pertama, PSMS kalah dari PSIS 0-1, SFC mengalahkan PSMS 2-0 dan SFC bermain imbang tanpa gol dengan PSIS. Setelah agenda Trofeo selesai, SFC U-16 harus menjalani sisa satu pertandingan lagi Minggu (15/7) menghadapi Borneo dan mampu menang telak 5-1.

Manager Tim EPA SFC U-16, Hanief Djohan mengungkapkan, rasa terima kasih kepada anak SFC yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Ini membuktikan bahwa anak-anak EPA SFC U-16 yang asli bermaterikan putra Sumsel mampu bersaing dengan tim-tim lain Liga 1.

Hanief mengharapkan, melalui event ini banyak mendapatkan pengalaman bertanding serta bahan evaluasi untuk persiapan mengikuti Liga 1 U-16.

“Sesuai pedoman festival dari panitia, dalam even ini tidak ada tim juara, yang ada hanya untuk pelatih terbaik, tim terbaik, top score. Karena tujuan dari festival ini hanya untuk ajang pramusim bagi tim tim EPA PSSI dan ajang silaturahmi,” ungkapnya, Minggu (15/7/2018).

Hanief menerangkan, pada Festival Filanesia ini, format pertandingan untuk 15 peserta dibagi ke dalam 3 grup. Kemudian, setelah melewati empat partai di fase grup, peserta juga dilibatkan dalam pertandingan segi tiga (trofeo), dengan lawan dari dua tim pada grup yang berbeda.

“Total ada 5 game dengan 6 lawan dengan durasi pertandingan 2×30 menit, dengan istirahat antar babak adalah 5 menit. Begitu juga untuk partai segi tiga, dengan durasi nya sama,” terangnya.

Sementara, Head Coach EPA SFC U-16, Fauzi Toldo menjelaskan, dari tiga bulan digodok di Palembang, Alhamdulillah semua anak asuhnya mampu menerjemahkan semua instruksi nya di  lapangan dan semakin paham dengan pola Filanesia.

“Semua pemain kita adalah asli talenta asal Sumsel yang diambil dari beberapa SSB. Berbeda dengan tim lawan yang memang sudah menggunakan pemain yang siap berkompetisi. Pemain kita juga telah memahami pola filanesia, seperti  menerapkan strategi bermain 4-1-4-1 saat bertahan dan mengubah menjadi pola 4-3-3 saat menyerang,” tandasnya. (tra/rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts