Palembang, Sumselupdate.com – Tenggelamnya speedboat Awet Muda di perairan Tanjung Serai Bagan 13, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (3/1/2018) sekitar pukul 18.00, meninggalkan cerita tersendiri bagi penumpang yang hidup.
Rizal (52) salah satu korban selamat tenggelam menceritakan kronologis karamnya Speedboat naas yang ia tumpangi bersama puluhan orang lainnya.
Diceritakan warga Jalan Kolonel H Barlian KM 10 Palembang ini speedboat bertolak dari Primer II Karang Agung hendak menuju ke Palembang tidak mengalami kendala apapun.
Namun sekitar setengah jam berjalan speedboat mengalami kerusakan mesin atau mesinnya mati.
“Saat itu speedboat tiba tiba mesinnya mati rupanya ada as mesin yang patah. Melihat itu serang-nya (sopir –red) langsung menghubungi speedboat lain untuk minta bantuan,” katanya, Kamis (4/1/2018.
Namun sebelum bantuan datang, tiba-tiba ada gelombang setinggi satu meter lebih langsung menghantam speedboat.
Seketika speedboat terbalik dan seluruh penumpang panik ada yang mengambil jerigen sebagai pelampung.
“Kebetulan saat itu saya duduk di bagian belakang speedboat jadi saya langsung lompat ke air untuk berenang. Beruntung ada ketek langsung menghampiri saya dan penumpang lainnya, meskipun ada beberapa penumpang yang tidak bisa diselamatkan,” tukasnya.
Menurut dia, dari awal speedboat dijalankan secara paksa oleh serang.
“Memang speedboat dipaksakan untuk jalan dengan ugal- ugalan oleh serangnya,” ujarnya. (tra)











