Bibir Sungai Lematang Longsor, Ancam Rumah Warga

Sabtu, 23 Desember 2017
Bibir Sungai Lematang yang longsor

Muaraenim, Sumselupdate.com – Tingginya intensitas curah hujan beberapa hari ini yang membuat bibir Sungai Lematang di Desa Beruge Kecamatan Belimbing, Muaraenim longsor. Akibatnya, empat rumah nyaris ambruk karena terbawa longsor dan 14 rumah terancam ikut longsor karena lokasinya yang sangat dekat dengan bibir sungai.

Informasi yang berhasil dihimpun, longsor tersebut terjadi pada Jumat (22/12/2017) kemarin sekitar pukul 05.30 Wib, dengan panjang longsor diperkirakan lebih dari 100 meter di tiga titik.

Read More

Beruntung peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa dan harta benda, karena saat kejadian hari sudah mulai terang dan terjadinya secara perlahan sehingga warga yang kondisinya rumahnya berada di pinggir Sungai Lematang segera mengungsi ke tempat tetangga mereka.

Plt Sekdes Beruge, Rusdi mengatakan, saat ini ada tiga buah rumah yang akan dibongkar karena sudah mengkhawatirkan, yakni rumah milik Asidi, Siti Umbiyah dan Surimi sementara satu rumah milik Samsul M sudah di bongkar karena beberapa bagian sudah terbawa longsor.

“Warga berharap kiranya pemerintah dapat memberikan bantuan kepada pihak keluaraga yang tertimpa musiba terutama biaya untuk melakukan pembongkaran dan pemindahan rumah, disamping itu kedepan warga juga berharap kepada pemerintah agar membangun beronjong untuk menghindari longsor akibat terjangan banjir Sungai Lematang,” harap Rusdi, Sabtu (23/12/2017).

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Muaraenim M Tasman, melalu Kasi Kedaruratan dan Logistik Jamanhuri, mengatakan, setelah mendapat informasi longsor tersebut, timnya langsung terjun ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

Dirinya menghimbau agar masyarakat tetap waspada karena saat ini cuaca masih berpotensi hujan lebat dan kondisi air sungai masih cukup tinggi.

“Karena itu kiranya warga untuk terus memantau agar terhindar dari bencana yang lebih besar dan dapat menelan korban jiwa maupun harta benda,” imbuhnya.

Terhadap keinginan masyarakat untuk dibuat beronjong atau talut di pinggiran Sungai Lematang, Jamanhuri mengatakan jika hal itu akan disampaikan kepada Pemkab Muaraenim karena pembangunannya yang membutuhkan dana cukup besar. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts