Palembang, Sumselupdate.com – Pertamina Refinery Unit III bersama Marketing Operation Region II menyelenggarakan Bedah Buku d’Gil! Marketing: Think Like There is No Box! bersama Bapak Ahmad Bambang di Gedung Patra Ogan.
Kegiatan bedah buku ini diikuti oleh pekerja Pertamina di wilayah Sumatera Bagian Selatan, pekerja perusahaan BUMN di wilayah Palembang serta Civitas Akademika perguruan tinggi Palembang.
Buku d’Gil Marketing memuat mengenai pengalaman Ahmad Bambang dalam menciptakan inovasi di bidang pemasaran. Ahmad Bambang yang akrab disapa AB sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) periode 2014-2016 dan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2016-2017. Saat berkarya di Pertamina AB sukses membidani lahirnya Pertalite yang kini menjadi bahan bakar pilihan masyarakat. Saat ini AB menjabat sebagai staf khusus Kementerian Badan Usaha Miliki Negara (BUMN).
General Manager RU III Djoko Priyono menjelaskan bahwa pada tahun 2025 kebutuhan Indonesia akan energi minyak dan gas akan meningkat dua kali lipat dibandingkan saat ini.
”Kegiatan bedah buku hari ini adalah kesempatan yang baik bagi kami di bidang pengolahan untuk mulai mencari ide dan inovasi untuk menjawab tantangan tersebut,” jelas Djoko.
Di sisi lain, General Manager MOR II, Erwin Hiswanto juga menjelaskan tantangan penyaluran energi khususnya di Sumatera Bagian Selatan.
”Tantangan dalam menyalurkan energi bagi masyarakat sangatlah kompleks, masih banyak inovasi yang dapat digali agar proses penyaluran tersebut dapat makin efektif dan efisien ketika kebutuhan masyarakat Indonesia akan energi makin meningkat,” ujarnya.
AB selaku penulis buku d’Gil! Marketing: Think Like There Is No Box! mengatakan bahwa buku ini mengajarkan kita untuk berkreasi seluas mungkin dan mendorong kitauntuk terus menggali ide dan terobosan gila yang terciptanya inovasi baru.
AB mengajak peserta peserta bedah buku untuk terlibat aktif dan berbagi pemikiran.
”Bekerja di Pertamina itu tidak sekedar untuk mendapatkan penghasilan, tetapi bekerja di Pertamina itu adalah bagian dari sesuatu yang lebih mulia, yakni melayani kebutuhan energi masyarakat Indonesia,” jelas AB.
Dari kegiatan Bedah Buku ini AB berpesan agar rekan-rekan semua dapat terus berkreasi setinggi dan seluas mungkin karena Indonesia masih membutuhkan banyak inovasi untuk terus berkembang.
“Janganlah membatasi diri dalam berkreasi dan menggali ide dan terobosan baru,bangsa Indonesia mungkin menunggu ide dari salah seorang yang hadir dalam acara ini,” tutup AB. (adi)











