PALI, Sumselupdate.com –Meski ribuan warga Provinsi Sumatera Selatan antusias mengikuti tes tertulis calon Tenaga Pendamping Desa Profesional tahun 2016 yang dilaksanakan, Sabtu (28/5) di Universitas Sriwijaya (Unsri) Inderalaya, ternyata proses pelaksanaan tes tersebut mendadak.
Alhasil, beberapa peserta calon pendamping desa kelabakan dalam mempersiapkan tes yang digelar secara serentak tersebut.
Hal itu dikatakan Ridwan (37) warga asal kota Baturaja Kabupaten OKU saat dibincangi Sumselupdate.com usai tes.
“Iyo, mendadak nian tes hari ini (kemarin –red). Aku dikasih tahu pengumuman tes melalui email aku yang aku terima sekitar pukul 18.00 hari Jumat. Untung, jarak tempuh dan ada angkutan umum malam dari tempat aku,” keluh Ridwan.
Tidak hanya Ridwan yang mengeluhkan hal itu. Dani (32), pria asal Kabupaten Musi Rawas mengaku, tes tertulis terkesan sangat mendadak.
“Kalau tes tahun kemarin, peserta diberitahu tiga hari sebelum hari pelaksanaan tes. Kemudian, peserta langsung mengikuti tes interview hari itu juga. Jadi baik itu panitia dan peserta sudah siap semua tidak kelabakan seperti ini,” kata Dani yang juga pernah ikut tes calon pendamping desa tahun lalu.
Tak hanya peserta yang kelabakan ikut tes, panitia pun tampak juga mendadak ketika mempersiapkan tes.
“Kami dikasih tahu jadi panitia pelaksana baru Jumat (27/5) pukul 14.00. Makanya, persiapan kita kurang. Untuk tahap selanjutnya, kami pun tidak tahu. Karena semua tahapan proses, baik itu penilaian dan juga pengumuman langsung dari Kemendes PDTT RI, Jakarta,” kata wanita berkacamata ini yang namanya tidak ingin dipublikasikan. (adj)











