PALI, Sumselupdate.com –Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo, MM resmi menjadi Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten PALI setelah dikukuhkan langsung oleh PGI Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (13/5) malam.
Acara berlangsung khidmat, dengan diawali tari sambut khas dari Bumi Serepat Serasan. Tampak hadir dalam pelantikan beberapa pengurus provinsi PGI Sumsel seperti Ketua Harian, H Rojali Djailani.
Turut hadir Wabup PALI HFerdian Andreas Lacony dan puluhan anggota Pengkab PGI Kabupaten PALI.
Usai melantik, Rojali Djailani meminta maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum PGI Provinsi Sumsel, H Iskandar, SE.
Rojali mengatakan, Sumatera Selatan memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang berkompeten untuk di bidang olahraga Golf.
“Sumsel memiliki SDM yang cukup andal, terbukti dari Bumi Sriwijaya tercatat tiga nama yang resmi menjadi atlet golf tingkat nasional. Dan saat ini mereka sedang berlatih di Pulau Jawa untuk mengikuti kejuaraan Golf mewakili Sumsel. Itu juga nantinya akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat nantinya,” beber Rojali Djailani dalam sambutannya.
Namun, Rojali masih menyayangkan bahwa masyarakat di Provinsi Sumsel yang berpikir bahwa olahraga Golf termasuk dalam olahraga yang eksklusif.
“Namun pola pikir masyarakat yang hanya menganggap olahraga golf yang eksklusif dan mahal membuat perkembangan dunia golf menjadi lamban. Serta pula, terkadang masyarakat hanya menjadikan golf sebagai olahraga rekreasi bukan olahraga prestasi,” tambahnya.
Untuk itu, menurut dia, dibutuhkan peran dari pemerintah dan pihak swasta agar para pegolf amatir dapat ditampung dan dibina sehingga bisa menciptakan pegolf yang andal nantinya.
Sementara itu, H Heri Amalindo bersyukur atas warisan lapangan Golf dari PT Stanvac Indonesia. Dengan begitu, Heri berjanji akan memaksimalkan warisan tersebut untuk mencetak atlet golf sejak dini.
“Tentunya kita akan menyediakan fasilitas-fasilitasnya terlebih dahulu. Setelah itu, baru kemudian melalui Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Golf akan diusulkan pada ektrakurikuler setiap sekolah,” kata Heri.
Heri juga menekankan kepada para pegolf amatir yang ada di PALI untuk sering latihan dan ikut kompetisi.
“Jika sering latihan, latihan, dan kemudian ikut bertanding dan bertanding. Maka bukan tidak mungkin dalam waktu 10 Tahun, akan hadir Tiger Woods dari Kabupaten PALI. Namun, kami juga berharap agar kabupaten/kota yang lain agar membuat lapangan mini golf untuk latihan para pegolf amatir atau untuk para pelajar. Jika itu sudah ada, maka nanti kami akan mengadakan turnamen golf antar pelajar se-Sumsel. Dengan begitu, nantinya akan mencetak atlet-atlet golf yang hebat dari Bumi Sriwijaya,” harapnya. (adj)











