Palembang, Sumselupdate.com – Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Sumarso mengatakan, terkait peristiwa keributan di Diskotik Darma Agung (DA) Palembang hingga menyebabkan jatuhnya seorang korban jiwa dari pihak sekuriti setempat, pihak kepolisian terus melakukan pengusutan.
“Kasusnya terus kita proses dan diusut sampai tuntas,” ungkapnya saat ditemui usai melaksanakan Shalat Zuhur di Masjid Assaadah Polda Sumsel, Senin (8/5).
Saat disinggung soal perkembangan terbaru, Sumarso mengatakan, hingga sejauh ini belum ada perkembangan terbaru.
“Masih kita kembangkan. Tapi untuk jelasnya di Polresta Palembang karena yang menangani Polresta dan Polda hanya membackup saja,” terangnya.
Sedangkan saat disinggung terkait motif, Sumarso mengatakan, kejadian tersebut terjadi diduga karena adanya kesalahpahaman diantara kedua belah pihak. “Itu terjadi hanya karena salah paham saja,” jelasnya.
Sebelumnya hanya gara-gara tidak mau membayar uang masuk ke dalam Diskotik Darma Agung (DA) Palembang , bentrok berdarah dua massa di dalam Disktok Darma Agung (DA) yang terletak di Jalan Kol H Barlian, Minggu (8/5) sekitar pukul 04.00 tidak dapat terhindarkan.
Belasan pria menggunakan tangan kosong, pedang samurai dan pisau saling bunuh, akibatnya satpam atau sekurity DA atas nama Adiron Plaza alias Adi (40) tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya. (ery)











