Home / Headline / Yayasan Lotus Kita Gelar Kajian ‘Merindu Surga’
Pembina Yayasan Lotus Kita, Lely Pelitasari, serahkan cinderamata kepada ustadzah Endah Arifah

Yayasan Lotus Kita Gelar Kajian ‘Merindu Surga’

Jakarta, Sumselupdate.com  – Setiap manusia tentu merindukan surga sebagai tempat tinggalnya ketika telah meninggalkan alam dunia kelak. Surga merupakan sebuah kampung akherat yang penuh kebahagiaan dan bersifat kekal, dan untuk menujunya diperlukan ketaatan dengan mengikuti cara yang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Demikian benang merah dari kajian keislaman dengan topik ‘Merindu Surga’ yang diselenggarakan oleh Yayasan Lotus Kita di kediaman salah satu pengurus yayasan, ibu Emy Rusmiati, di Kawasan Utan Kayu, Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Pengajian rutin dua bulanan Yayasan Lotus Kita kali ini menghadirkan pemateri ustadzah Endah Arifah dan diikuti oleh pengurus dan anggota yayasan.

Menurut Endah Arifah, meraih kebahagian menjadi pilihan bagi manusia untuk mendapatkannya. Ini bisa dengan cara Islam atau degan cara sekuler.

Baca Juga :  Warga Benakat Minyak, Keluhkan Limbah Yang Mencemari Lingkungan

“Yang dimaksud dengan cara sekuler yakni dengan memuaskan semua keinginan meraih kebahagiaan dengan caranya sendiri dan sebebas-bebasnya. Kebahagian dengan memuaskan apa yang diinginkan, yang dalam pepatah Arab seperti kuda liar”, ujar Arifah.

Kebahagiaan yang diraih dengan  cara sekuler tersebut, tegas Arifah, hanya sebentar dan akan berganti dengan keinginan- keinginan lain yang  kebahagiaannya semu, sementara  dan melenakan.

Arifah menambahkan, cara meraih kebahagiaan hakiki haruslah mengikuti cara yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Yakni dengan mengikuti aturan-Nya. Kebahagiaan hakiki adalah kebahagian yang akan kita raih kelak di surganya Allah.

Jalan yang kita lalui dalam menapaki kehidupan ini agar sampai pada tujuan, sambung Arifah, diawali dengan ketaatan pada semua ketentuan Allah, melakukan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya. Biridlallah adalah cara agar semua aktifitas kehidupan ini bermakna dan menjadi bekal kita pulang ke kampung akhirat.

Baca Juga :  Innova Hantam Motor, 1 Tewas

Dia juga mengingatkan bahwa cara mengetahui perbuatan kita diridlai Allah yakni dengan kita melakukan ketaatan atas perintah Allah, maka insya Allah ketika sudah melakukan yang diperintahkan kepada Allah maka keridloan itu sudah didapat. Jika dalam melaksanakan ketaatan masih dalam keadaan berat, maka insya Allah ridlo tetap didapat. Namun jika dilakukan dengan ikhlas, maka akan mendapatkan keberkahan aktifitasnya.

Sementara itu, kordinator acara Kajian Islam Sistematis, Kristi mengatakan bahwa Lotus Kita sangat konsen terhadap peningkatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam .

“Semoga setiap langkah dan aktifitas Lotus Kita menjadi bagian langkah dalam pencerahan ummat”, ujarnya. (ril)

Baca Juga

Bangun Infrastruktur, Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10,1 Persen di Akhir 2017

Jakarta, Sumselupdate.com – Bank Indonesia ( BI) melaporkan, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal IV …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *