Home / Headline / Torehkan Hasil Buruk, Stoke City Pecat Mark Hughes
Mark Hughes (skysport)

Torehkan Hasil Buruk, Stoke City Pecat Mark Hughes

Stoke-on-Trent, Sumselupdate.com – Stoke City memberhentikan Mark Hughes dari posisi manajer.

The Potters tak punya pilihan lain karena Hughes tak bisa memberi hasil yang menggembirakan belakangan ini.

Stoke cuma menang dua kali dalam sepuluh pertandingan terakhirnya di Premier League dan menelan tujuh kekalahan.

Serangkaian hasil buruk itu membuat posisi mereka di klasemen sementara terjun bebas.

Stoke terlempar ke peringkat ke-18 karena baru mengumpulkan 20 poin dari 22 pertandingan. Jumlah poin mereka cuma lebih baik daripada West Bromwich Albion dan Swansea City.

Baca Juga :  Dihajar Arsenal 2-0, Hull City Masih Terjebak di Zona Degradasi

Stoke menganggap pergantian manajer adalah satu-satunya cara untuk memperbaiki keadaan. Mereka pun memecat Hughes, yang sudah menjadi manajer mereka selama empat setengah tahun terakhir.

Hughes, 54 tahun, mendapatkan surat pemecatan tak lama setelah timnya disingkirkan klub League Two, Coventry City, di babak ketiga Piala FA, Sabtu (6/1/2018).

“Stoke City bisa mengonfirmasi bahwa kontrak manajer Mark Hughes telah diputus. Kami ingin berterima kasih kepada Mark atas semua yang dia capai untuk klub selama empat setengah tahun terakhir, terutama membawa kami finis di posisi kesembilan Premier League dalam tiga musim secara beruntun, dan kami mendoakan dia sukses di masa mendatang,” tulis Stoke dalam pernyataannya seperti dilansir detiksport.

Hughes menjadi manajer ketujuh yang dipecat di Premier League musim ini. Dia bernasib sama seperti Frank de Boer (Crystal Palace), Craig Shakespeare (Leicester City), Ronald Koeman (Everton), Slaven Bilic (West Ham United), Tony Pulis (West Bromwich Albion), dan Paul Clement (Swansea City).

Baca Juga :  Teror Bom RS Myria, Ancaman Tak Bisa Dibuktikan

Baca Juga

Iran Sebut Semua Pangkalan Israel dalam Jangkauan Rudal yang Siap Diluncurkan

Teheran, Sumselupdate.com – Wakil komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Hossain Salami, mengancam akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *