Home / Headline / Tapal Batas Antar Kabupaten Masih Jadi Masalah, Termasuk di Kabupaten OKU

Tapal Batas Antar Kabupaten Masih Jadi Masalah, Termasuk di Kabupaten OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Hingga saat ini belum ada satu pun persoalan tapal batas antara kabupaten/kota di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terselesaikan alias masih jadi masalah di wilayah yang berjuluk Sebimbing Sekundang itu.

“Untuk wilayah OKU belum satu pun diterbitkan Permendagri tapal batas antar Kabupaten, kita memastikan perbatasan wilayah OKU dengan OI termasuk OKU dengan Muaraenim. Menurut asal, tapal batas yang sudah di sepakati sebelumnya dengan yang ada sekarang,” kata Kepala Biro Otonomi Daerah melalui Kabag Wilayah Administrasi Batas Pemprov Sumsel Darul Effendi, selaku ketua Tim Penegasan Tapal batas antara Kabupaten OKU dan OI, OKU dan Muaraenim, Selasa (12/9) di Kedaton OKU.

Baca Juga :  Coba Kabur Saat Disergap, Selamat Mencium Tanah Setelah Kakinya Didor Petugas

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan akan menyelesaikan 25 Segmen Tapal Batas Antar Kabupaten sebagai wujud untuk menyukseskan program nasional tentang tapal batas termasuk wilayah OKU.

“Tahun ini kita targetkan untuk menyelesaikan 25 segmen Permendagri tentang tapal batas antar Kabupaten di wilayah Sumatera Selatan,” katanya.

Untuk menyelesaikan itu kata Darul, pihaknya melibatkan pemerintah daerah dari dua Kabupaten yakni OKU dan OI terjun ke lapangan untuk memastikan titik simpul tiga Kabupaten.

“Selain memastikan permasalahan di lapangan,  kita juga akan mencari pilar segitiga simpul Kabupaten OKU, Muaraenim dan Ogan Ilir, yang menjadi acuan penegasan tapal batas,” ucapnya.

Baca Juga :  Kemendagri Verifikasi Tapal Batas Antara Provinsi Sumsel Dengan Jambi

Lebih jauh Darul menjelaskan target Tahun 2017 untuk menyelesaikan 25 segmen tapal batas diantaranya Kabupaten Muaraenim dan Palembang, Muaraenim dengan Musi Rawas, PALI dengan Prabumulih. “Termasuk OKU dengan Muaraenim dan OKU dengan Ogan Ilir,” ungkapnya.

Secara keseluruhan lanjut Darul, semua tapal batas tidak ada permasalahan di lapangan, dan akan menjadi acuan untuk di usulkan penerbitan Permendagri. “Mudah-mudahan target kita tahun ini sesuai rencana dan dapat diterbitkan Permendagri tetang tapal batas,” tukasnya. (wid)

Baca Juga

Panik Lihat Polisi, Indra Sembunyikan Shabu di Bra

Palembang, Sumselupdate.com – Pasangan  suami istri (Pasutri) Angga Dwi Hartono (40) dan Indra Dina (37), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *