Home / Headline / Sore Ini, Kejati Sumsel Bawa Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur yang Ditangkap Intelijen Kejagung ke Palembang
Gedung Kejati Sumsel.

Sore Ini, Kejati Sumsel Bawa Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur yang Ditangkap Intelijen Kejagung ke Palembang

Palembang, Sumselupdate.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) rencananya sore ini, Kamis (22/3/2018), akan menjemput mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur dr Dora Djunita Pohan.

Sebagaimana diketahui, Dora Djunita Pohan ditangkap tim gabungan antara Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejati Sumsel di di Metropolis Mall Jl Hartono Raya Kelapa Indah Banten, Rabu (21/3), sekitar pukul 17.30.

Dora Djunita Pohan sempat menjadi buronan kejaksaan lantaran diduga telibat Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Timur Tahun Anggaran 2014-2015.

Sumber di Kejati Sumsel Dora Djunita Pohan akan dibawa ke Kota Palembang, Provinsi Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Menurut sumber yang identitasnya enggan disebut, yang bersangkutan akan berangkat dari Banten menuju Palembang sore ini.

Baca Juga :  ‎Kasus Lahan Kuburan OKU Dilimpahkan

“Jam tiga dari Jakarta, dibawa ke kantor dulu (Kejati). Statusnya masih saksi,” ucapnya.

Sebelumnya, setelah sekian lama melakukan pengejaran Tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan akhirnya meringkus mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur Dora Djunita Pohan.

Dora Djunita Pohan diketahui buronan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Timur Tahun Anggaran 2014-2015.

“Benar sudah diamankan seorang buronan Mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur Dora Djunita Pohan di Metropolis Mall Jalan Hartono Raya Kelapa Indah Banten, hari ini jam 17;30, saat hendak berbelanja” ujar Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada JAM Intel Kejagung, Yunan Harjaka dihubungi melalui WhatApp, Rabu (21/3) Siang.

Baca Juga :  Tiba di Palembang, Besan Herman Deru Kembali Jalani Pemeriksaan

Menurut mantan Kejati Kepri ini, penangkapan berdasarkan pada Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor R-379/N.6.1/Dps/12/2017 tanggal 18 Desember 2017 dan Dora Djunita Pohan merupakan saksi dari tindakan Pidana korupsi tersebut.

“Akibat perbuatan tersangka Negara dirugikan senilai Rp6,496 miliar serta dipidana penjara selama 4 tahun dengan denda Rp50 juta, subside 6 bulan kurungan,” lanjut Yunan.

Ketika dilakukan penangkapan Dora Djunita tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Kejagung selanjutnya dikirim ke Kejati Sumsel untuk diproses lebih lanjut

Sementara ini, Tersangka tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kejati Banten sebelum akhirnya akan diterbangkan ke Palembang bersama Tim Kejati Sumsel. (tra)

Baca Juga

Ada Soal Porno di UN SMP, Disdik Sumsel Segera Investigasi

Palembang, sumselupdate.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan segera melakukan koordinasi terkait dengan soal ujian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *