Home / Headline / Sebelum Dilimpahkan, PN Pagaralam Lebih Dulu Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Atung Bungsu

Sebelum Dilimpahkan, PN Pagaralam Lebih Dulu Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Atung Bungsu

Pagaralam, Sumselupdate.com – Pengadilan Negeri (PN) Pagaralam menolak gugatan praperadilan pemohon gugatan advocad Titis Rachmawati terhadap termohon Dirkrimsus Polda Sumsel.

Terkait penetapan tersangka Tedi Juniastanto atas dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalan akses Bandara Atung Bungsu tahap III dua jalur di Dinas Pekerjaan Umum Kota Pagaralam tahun anggaran 2013, pada Selasa (15/2).

Sidang dipimpin hakim tunggal Agung Hartato dihadiri pemohon gugatan dan termohon. Dalam fakta persidangan gugatan yang disampaikan pemohon selaku kuasa hukum dari Tedi Juniastanto menggugat Pemerintah RI cq Kapolri cq Kapolda Sumsel cq Dir Reskrimsus Polda Sumsel atas penetapan tersangka, penangkapan, penahanan dan penyitaan atas kliennya.

Bahwasan bahwa gugatan yang diajukan itu tidak sah terhadap kliennya. Karena tidak memenuhi dua alat bukti yang sah. Sehingga, hakim menolak semua gugatan pemohon.

Atas perkara Tedi Juniastanto dugaan korupsi dalam kegiatan pembangunan jalan akses Bandara Atung Bungsu di Dinas Pekerjaan Umum Kota Pagaralam yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp5,3 miliar.

“Menolak semua gugatan yang diajukan oleh pihak pemohon. Dan keputusan ini bersifat final dan mengikat,” tegas hakim Agung Hartato.

Terpisah, Kabag RBP Rorena Polda Sumsel selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Polda Sumsel, AKBP Herwansyah Saidi SIK SH MH didampingi AKBP Afner Juwono SIK, SH, MH mengatakan penyidik Tipikor Polda Sumsel mampu membuktikan bahwa semua tindakan hukum yang telah dilakukan sah menurut hukum.

“Untuk berkas perkara pokok telah kami limpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejati Provinsi Sumsel dan dinyatakan lengkap (P21),” pungkasnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.