Home / Headline / Satpam PT KAI Baturaja Diduga Aniaya Pelajar Hingga Tewas
Korban saat dirawat di rumah sakit sesaat setelah kejadian 

Satpam PT KAI Baturaja Diduga Aniaya Pelajar Hingga Tewas

Baturaja, Sumselupdate.com – Oknum Satpam PT KAI diduga melakukan penganiayaan terhadap pelajar STM berinisial RI (16) hingga tewas.

Kejadian tersebut terjadi di area stasiun PT KAI Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak heboh, Minggu petang kemarin.

Penganiayaan yang terjadi itu diduga dilakukan oleh oknum satpam berinisial A (31) warga Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur.

Bahkan, menurut informasi di lapangan setelah penganiayaan itu korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit. Namun akhirnya, korban meninggal dunia.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharuddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/9/2017) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Ternyata Korban Penganiayaan Sopir Angkot di Monpera Adalah Polisi

Menurutnya, telah terjadi tindak pidana penganiayaan, minggu petang. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di areal Stasiun PT KAI Baturaja, Kec. Baturaja Timur, Kab OKU.

Korban berinisial Ri (16) warga Baturaja, seorang pelajar di salah satu sekolah di Baturaja OKU. Pelaku diduga berinisial A (31), oknum Satpam, warga Kec Baturaja Timur OKU.

Kronologis kejadian sementara, kata Kapolsek, sebelum kejadian korban bersama rekan-rekannya sedang bermain bola di areal PT KAI Baturaja. Selanjutnya datang diduga tersangka menegur korban. Terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku yang selanjutnya terjadilah peristiwa penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Sumsel Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi

“Korban yang mengalami luka-kuka sempat dibawa ke rumah sakit. Namun sekitar pukul 3 korban meninggal di RSUD,” kata Kapolsek Baturaja Timur, pelaku belum diamankan. Pihaknya sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Beberapa warga mengaku sebelum terjadi keributan korban bersama rekanya bermain bola di tempat tersebut. Lalu datanglah oknum satpam itu dan menegur untuk tidak bermain bola di sana.

“Sebelum tewas di rumah sakit korban mengeluh tidak tahan lagi dengan keluarga korban. Lalu meninggal,”kata salah satu ibu-ibu. (wid)

Baca Juga

Cegah Terorisme, Kades Harus Lapor Paham Radikalisme

Baturaja, Sumselupdate.com – Untuk mencegah ancaman adanya Terorisme, Polsek Peninjauan melakukan sosialisasi dengan dengan pihak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *